Edisi: 1.131
Halaman 5
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Penyebab Kematian Prajurit TNI-AD, Prada. Lucky Chepril Saputra Namo (23th) semakin terang benderang.
sebelum dirawat di ICU RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Prada. Lucky Namo dianiaya oleh seniornya.
Anggota Batalyon Yonif Teritorial Pembangunan/834 Wakanga Mere (Yonif TP/834/WM) itu, menghembuskan nafas terakhir, Rabu, (06/08/25) pukul 11:23 pm (malam) WITA.
"bahwa; memang benar telah terjadi pemukulan terhadap Prada Lucky Chepril Saputra Namo yang dilakukan oleh beberapa orang seniornya."|isi laporan Intelijen yang ditujukan kepada Asintel Kasdam IX/Udayana, Jum'at, (08/08/25).
laporan dimaksud merujuk pada hasil pemeriksaan Staf-1/Intel Yonif 834/WM terhadap personil yang terlibat dalam pemukulan Prada Lucky Namo.
Para Pelaku Pemukulan, dikelompokan menjadi 2 (dua), yakni; Pemukulan menggunakan alat (Selang) dan Pemukulan menggunakan Tangan Kosong dan total Pelaku adalah 20 Orang.
Berikut, daftar dan identitas para pelaku pemukulan:
Pemukulan mengunakan alat Selang,
1. Letda Inf. Thariq Singajuru
2. Sertu. Rivaldo Kase
3. Sertu. Andre Manoklory
4. Sertu. Defintri Arjuna Putra Bessie
5. Serda. Mario Gomang
6. Pratu. Vian Ili
7. Pratu. Rivaldi
8. Pratu. Rofinus Sale
9. Pratu. Piter
10. Pratu. Jamal
11. Pratu. Ariyanto
12. Pratu. Emanuel
13. Pratu. Abner Yetersen
14. Pratu. Petrus Nong Brian Semi
15. Pratu. Emanuel Nibrot Laubura
16. Pratu. Firdaus
Pemukulan dengan Tangan Kosong,
1. Pratu. Petris Nong Brian Semi
2. Pratu. Ahmad Adha
3. Pratu. Emiliano De Araojo
4. Pratu. Aprianto Rede Raja
Akibat Penganiayaan tersebut, membuat Kondisi Kesehatan Prada. Lucky Namo, menurun.
dan pada Senin, (04/08/25) pukul 23:30 pm WITA, Prada. Lucky Namo, dirawat di ICU RSUD Aeramo, Nagekeo.
Prada. Lucky Namo dengan Jabatan Tabakpan 2.2 Ru 3 Ton I Kipan A Yonif TP 834/WM NRP 1725104030035583.
Kronologi dan Faktor Pemicu,
berdasarkan laporan yang ditujukan kepada Asintel Kasdam IX/Udayana, pemukulan terjadi akibat dari adanya penyimpangan seks (LGBT) yang dilakukan oleh: Prada. Lucky Chepril Saputra Namo dan Prada. Ricard Junimton Bulan.
Staf-1/Intel Yonif 834/WM menyampaikan bahwa; pada Minggu (27/07/25) pukul 21:45 pm WITA, dilaksanakan pemeriksaan oleh: Staf-1/Intel terhadap personil yang mengalami penyimpangan seksual (LGBT) an. Prada Lucky Chepril Saputra Namo.
pada Senin, (28/07/25) sekitar pukul 06:20 am WITA, Prada. Lucky Namo, Kabur.
sebelum kabur, Prada. Lucky, minta izin ke kamar mandi untuk buang air besar, hal itu diketahui oleh: anggota Staf Intel an. Serda. Lalu Parisi Ramdani, mengecek kamar mandi, ternyata Prada. Lucky Namo tidak ada.
Serda. Lalu Parisi Ramdani, melaporkan kejadian tersebut ke Sertu. Thomas Desambris Awi.
selanjutnya pada pukul 09:25 am WITA, Serda. Lalu Parisi Ramdani melaporkan kejadian perihal kaburnya Prada. Lucky Namo kepada Danki A an. Lettu Inf. Ahmad Faisal.
Kemudian Danki A memerintahkan para organik Kipan A melaksanakan pencarian di sekitar wilayah Pelabuhan, arah Kota dan beberapa tempat yang pernah didatangi oleh Prada. Lucky Namo.
sekira pukul 10:45 am WITA, Prada. Lucky Namo ditemukan di rumah salah satu warga an. Ibu Iren yang merupakan ibu asuhnya.
setelah itu Prada Lucky Namo dibawa kembali ke Marshalling Area oleh Sertu Thomas Desambris Awi, Sertu Daniel, Serda Lalu Parisi S. Ramdani dan Pratu Fransisco Tagi Amir.
selanjutnya, sekira pukul 11:05 WITA, bertempat di kantor Staf-1/Intel dilaksanakan pemeriksaan terhadap Prada Lucky Namo.
saat itu datang beberapa orang senior-senior dari Prada Lucky Namo dengan membawa selang dan memukul Prada Lucky Namo secara bergantian.
pada Senin pukul 23:30 WITA, Danyonif TP/834 Letkol Inf Justik Handinata memerintahkan Danki C Yonif 834/WM Lettu Inf. Rahmat untuk datang ke kantor Staf-1/Intel.
setibanya di kantor Staf-1/Intel Danyon 834/WM memerintahkan Lettu Inf Rahmat untuk organik kembali dan tidak ada yang melakukan tindakan pemukulan serta memberikan penekanan, agar tidak ada kekerasan dalam mendidik junior.
berikutnya, pada Rabu, (30/07/25) sekira pukul 01:30 am WITA bertempat di rumah jaga kesatrian tempat Prada. Lucky Namo dan Prada Ricard Junimton Bulan di sel telah datang 4 orang personel, yaitu; Pratu. Petris Nong Brian Semi, Pratu Ahmad Adha, Pratu Emanuel De Araojo dan Pratu Aprianto Rede Raja kemudian melakukan pemukulan terhadap Prada. Lucky Namo dan Prada Ricard Junimton Bulan menggunakan tangan kosong.
pada Sabtu, (02/08/25) sekira pukul 09:10 WITA, Prada. Ricard Junimton Bulan demam dan Prada Lucky Namo mengalami muntah-muntah kemudian keduanya dibawa ke Puskesmas Kota Danga untuk melaksanakan pemeriksaan.
setelah melaksanakan pemeriksaan Prada Ricard Junimton Bulan di-izinkan untuk kembali, sedangkan untuk Prada Lucky Namo dirujuk ke RSUD Aeramo dikarenakan Hemoglobin (Hb) rendah.
pada Minggu, (03/08/25) kondisi Prada Lucky Chepril Saputra Namo sudah mulai membaik setelah dilakukan penanganan oleh Dokter RS.
Kemudian pada Senin, (04/08/25) sekira pukul 19:00 - 21:30 WITA, Ibu Asuh dari Prada Lucky Namo, Ibu Iren datang menjeguk untuk memberikan semangat serta menyuapi makan, saat itu kondisi Prada Lucky Namo membaik dikarenakan bisa tertawa dan bercengkrama.
sekira pukul 23:30 WITA Kondisi Prada. Lucky Chepril Saputra Namo menurun sehingga dipindahkan ke ruang ICU RSUD Aeramo.
pada Selasa, (05/08/25) sekira pukul 04:47 WITA dilakukan pemasangan Ventilator di-tubuh Prada. Lucky Namo untuk menunjang pernapasan.
cukup tahu • sebelumnya diberitakan, Komandan Kompi (Danki) C Yon TP 834/WM, Lettu Inf. Rahmat, mengatakan, timnya berhasil mengungkap keterlibatan 4 (empat) anggota Yonif TP 834/WM Nagekeo yang melakukan pemukulan terhadap Prada Lucky Namo.
"setelah melakukan olah tempat kejadian perkara, tim menemukan empat orang terduga pelaku pemukulan terhadap almarhum Prada Lucky,
Keempat terduga pelaku tersebut berpangkat Pratu."|Lettu Inf. Rahmat, Komandan Kompi C Yon TP 834/WM, Kamis, (07/08/25).
Lettu Inf. Rahmat, mengatakan, keempat terduga pelaku tersebut, kini sudah diamankan di Sub Denpom Ende guna menjalani proses pemeriksaan.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Hukum, Militer,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Batalyon Yonif Teritorial Pembangunan/834 Wakanga Mere, Nagekeo, Asintel Kasdam IX/Udayana,
| Penerbit: Kupang TIMES


