Edisi: 857
Halaman 4
Integritas|Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Pengangguran di Indonesia semakin meningkat.
peningkatan pengangguran tersebut terjadi di kategori anak muda, berusia 15-19 tahun.
tercatat hingga bulan Februari 2024, persentase total pengangguran anak muda Indonesia, mencapai 7,53%.
dan persentase tersebut, sudah mulai mengejar total persentase di sepanjang tahun 2023, yang tercatat 10,28%.
tidak hanya itu, tercatat, ratusan ribu anak muda Indonesia, merasa putus asa dalam mencari pekerjaan.
Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS-RI) menggolongkan kelompok ini menjadi 'Hopeless of Job.'
Kondisi diatas, dapat menyebabkan anak muda putus asa, mudah menyerah, tidak bersemangat, frustasi dan depresi.
berdasarkan data BPS-RI, per-Februari 2024, tercatat 369,5 ribu anak muda, dengan rentang usia 15-29 tahun yang masuk dalam golongan Hopeless of Job.
angka tersebut, telah menyentuh 56% dari total, di sepanjang tahun 2023, sebesar 575 ribu anak muda.
pada tahun 2022, menjadi total tertinggi, yakni; mencapai 1,1 Juta anak muda, yang masuk ke dalam golongan hopeless of job.
mayoritas dari golongan hopeless of job, yakni; 55,8%, memang dengan memiliki pendidikan rendah /atau hanya lulusan SMP kebawah.
selain itu, penyebab tingginya tingkat hopeless of job ini juga, dipengaruhi dengan kurangnya lapangan kerja di Indonesia, khususnya di sektor formal.
pergeseran pertimbangan anak muda, dalam menilai budaya kerja baru hingga ketidaksesuaian antara lapangan pekerjaan dengan pendidikan yang mereka peroleh.
anak muda yang masuk dalam golongan hopeless of job, biasanya rentan terhadap depresi.
berdasarkan laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), mencatat prevalensi depresi Indonesia, mencapai 1,4% pada tahun 2023.
ditinjau berdasarkan kelompok usia, prevalensi depresi paling banyak dirasakan oleh usia 15-24 tahun /atau Generasi Z, sebesar 2%.
Berikut, Penjelasan Infografis, Penyebab Anak Muda Indonesia, merasa Putus Asa dan Depresi mencari Pekerjaan, antara lain:
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan, Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Sosial,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: BPS-RI, CNBC Indonesia, KataData,
| Penerbit: Kupang TIMES


