Edisi : 134
Halaman 1
Foto: Uplash, Ilustrasi siswi Jilbab luar negeriKUPANG TIMES - Seruan untuk mengembalikan Seragam Sekolah Negeri menjadi "seperti dulu," menjadi trending topic di media sosial, berselang beberapa hari, sejak mencuatnya Kasus Pemaksaan menggunakan Jilbab, terhadap seorang siswi di Kota Bantul, Provinsi D. I. Yogyakarta.
Kasus Pemaksaan dan Pelarangan atribusi Keagamaan pada Seragam Sekolah, mengalami peningkatan hampir satu dekade ini.
"Kalau ini terus di biarkan, Sekolah bukan lagi jari arena Keberagaman, tapi jadi arena Intoleransi,"|Satriwan Salim, Koordinator Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G)
Melalui sebuah cuitan seorang pengguna Twitter, yang membagikan sebuah gambar, yang menyerukan agar Seragam Sekolah di kembalikan "seperti dulu."
Di dalam gambar itu tertera tulisan yang menyatakan bahwa, "sekolah negeri, bukan sekolah islam," sehingga menggunakan kemeja dan rok panjang bagi siswi berjilbab adalah "Pilihan."
PERTANYAAN BESAR: "Bagaimana sebetulnya aturan seragam sekolah di masa lalu, di bandingkan dengan saat ini.?"
(W.J.B)

