Presiden RI, Jokowi Tidak Tolerir Ego Sektoral dan Ego Lembaga.!

Edisi: 0081
Halaman 1

       Foto: BPMI

WAKATOBI, KUPANG TIMES - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menegaskan, tidak akan mentolerir jajarannya yang masih mengutamakan ego sektoral dan ego lembaga, sebab uang di rugikan adalah masyarakat dan Negara.

"Saya ingatkan lagi, saya tidak akan mentolerir terjadinya Kerugian Negara, Kerugian Masyarakat yang di sebabkan oleh ego sektoral dan ego lembaga, itu sudah STOP, Cukup,"|Jokowi (Presiden RI), saat membuka, Pertemuan Puncak Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA Summit) tahun 2022, di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, yang di saksikan secara virtual, Kamis, (09/06/22).

Presiden RI, Jokowi secara tegas, memberi peringatan, karena ego sektoral dan ego lembaga, mengendap di birokrasi pemerintahan, yang menyebabkan proses pembangunan mengalami hambatan.

Orang nomor satu di Indonesia itu, memberi contoh ego lembaga, yang menjadi penghambat dalam pemberian sertifikat hak milik tanah untuk masyarakat, dan juga ego sektoral yang menyebabkan pembangunan jalan tol tertunda, hingga puluhan tahun.

Presiden RI, Jokowi menjelaskan beberapa kasus masyarakat yang hidup di pulau kecil, mengalami kesulitan untuk mendapatkan sertifikat hak milik atas tanah yang di tempati.

"Seperti tadi, Kita lihat Suku Bajo yang hidup di atas air, saat di berikan hak milik, ternyata ributnya itu antara Kementerian,"|Jokowi (Presiden RI)

"Tidak bisa Pak, ini  di beri, karena ini haknya Kementerian Kelautan dan Perikanan, tidak bisa di berikan,"|Jokowi (Presiden RI)

"Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga begitu, tidak bisa Pak, ini kawasan hutan lindung, ada choral dan terumbu karang."|Jokowi (Presiden RI)

(W.J.B)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®