Prabowo MINTA Para Tokoh yang Belum Masuk Kabinet Sabar dan Tidak Gelisah: "Nanti Ada Giliran Dimainkan."

Edisi: 1.576
Halaman 4
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: BPMI Setpres|Properti

JAKARTA, KUPANG TIMES – Presiden RI Prabowo Subianto meminta para tokoh yang belum mendapat posisi dalam Kabinet Merah Putih untuk tetap bersabar dan tidak gelisah. 

Prabowo mengibaratkan susunan pemerintahannya seperti tim sepak bola yang membutuhkan pemain inti, pemain cadangan, hingga penyerang.

Prabowo mengatakan, tidak semua pemain bisa langsung diturunkan sejak awal pertandingan.

setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi sesuai kebutuhan dan dinamika pemerintahan.

“sebagaimana saya sampaikan dari awal pemerintahan kita, tidak semua pemain akan kita mainkan di awal... ada yang cadangan, ada yang pendukung, ada yang striker, 

yang cadangan jangan frustrasi... pada saatnya saudara akan kita mainkan."|Prabowo (Presiden RI) dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10/26).

eks Menteri Pertahanan RI itu, mengingatkan, masa pemerintahan selama lima tahun belum mencapai pertengahan periode.

dengan analogi pertandingan sepak bola, babak pertama baru berakhir setelah dua setengah tahun.

“Ibarat ini pertandingan sepak bola, kita sesungguhnya belum sampai ke half-time... apa itu half-time.? Ya, kita belum selesai satu babak... Kita ini lima tahun, jadi dua setengah tahun baru, ya babak pertama."|Prabowo (Presiden RI)

Prabowo meminta, para tokoh yang belum mendapat kesempatan untuk tetap tenang. 

Prabowo mengaku telah melihat adanya kegelisahan dari sejumlah pihak yang menantikan giliran untuk masuk ke dalam pemerintahan.

“Jadi ini masih babak pertama... Jadi tenang-tenang saja para pemain cadangan yang saya sudah lihat gelisah. Kapan saya dimainkan.?"|Prabowo (Presiden RI)

Selain membahas dinamika dan rotasi dalam pemerintahan, Prabowo menyoroti kondisi kesehatan para menteri dan pimpinan lembaga.

Prabowo mengaku prihatin karena beberapa pejabat harus menjalani perawatan di rumah sakit, meski masa pemerintahan belum mencapai separuh periode.

untuk mengantisipasi masalah kesehatan, Prabowo meminta Menteri Kesehatan mengoordinasikan pemeriksaan kesehatan secara lebih menyeluruh bagi para menteri, wakil menteri, dan kepala badan.

“ini yang kita waspadai... Saya minta Menteri Kesehatan, coba menteri-menteri, wakil menteri, kepala badan mungkin diundang check-up yang lebih teliti lagi."|Prabowo (Presiden RI)

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

• Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: BPMI Setpres, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®