Edisi: 1.569
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES – Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk protes di atas Monumen Patung 'Selamat Datang' Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/26) pagi.
Aksi pembentangan spanduk tersebut dilakukan dari atas patung hingga ke area bawah sebagai bentuk protes terhadap penanganan bencana alam dan kebakaran hutan yang tak kunjung padam.
selain itu, mereka memprotes kebijakan pemerintah yang dinilai tidak serius menangani krisis iklim sehingga semakin mempersulit kehidupan masyarakat.
'Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah.?'|tulis salah satu spanduk berlatar kuning yang dibentangkan.
Sementara itu, spanduk raksasa lainnya bertuliskan: 'Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup.'
Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia Jeanny Sirait mengatakan, pihaknya terus menggaungkan suara masyarakat dan mendesak Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk membuka mata terhadap krisis iklim yang makin memperburuk kualitas hidup masyarakat.
"Dampaknya paling berat dirasakan oleh kelompok pekerja yang hidup dalam kerentanan ekonomi."|Jeanny (Jurkam Greenpeace Indonesia) dalam siaran persnya, Selasa (20/10/26)
Jeanny menyoroti kasus kebakaran hutan yang hingga saat ini masih membuat udara di sejumlah daerah di Kalimantan berbahaya bagi para warga.
"Kabut asap berkepanjangan adalah salah satu contoh nyata bagaimana krisis ekologis membebani kehidupan masyarakat, mulai dari gangguan kesehatan hingga aktivitas ekonomi sehari-hari."|Jeanny (Jurkam Greenpeace Indonesia)
dilansir dari Greenpeace Indonesia, spanduk tersebut telah diturunkan oleh aparat Kepolisian sekitar pukul 09:30 WIB.
Namun, sekitar 6 (enam) aktivis Greenpeace Indonesia yang sebelumnya memasang spanduk tersebut tampak masih bertahan di atas Monumen Selamat Datang di Bundaran HI.
para aktivis tersebut terlihat mengenakan helm dan alat pelindung diri (APD), serta membawa sejumlah peralatan, seperti tali sling yang diikatkan ke tubuh untuk membantu mereka naik ke atas monumen.
sejumlah petugas kepolisian, pemadam kebakaran, hingga anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersiaga di bawah monumen.
Petugas juga terlihat memasuki area perairan Bundaran HI. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung beberapa kali mengimbau para aktivis agar segera turun.
"Rekan-rekan, tolong segera turun, perhatikan keselamatan, utamakan keselamatan."|Kombes. Pol. Reynold, menggunakan pengeras suara.
Sementara itu, kendaraan taktis (rantis) milik polisi serta mobil tahanan pun terlihat disiagakan di samping pos polisi MH Thamrin.
Hingga pukul 10:15 WIB, para aktivis itu masih berada di atas Monumen Selamat Datang Bundaran HI.
Sementara itu, polisi mulai memasang tali yang menjulur ke bawah untuk menjadi jalur bagi mereka turun dari monumen.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Kritik, Alam, Sosial,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Greenpeace Indonesia, Polres Metro Jakarta Pusat,
| Penerbit: Kupang TIMES



