Usia 64 Tahun, Undana Transformasi Sistem Pendidikan.!

Edisi: 1.521
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel

Potret: KT|Properti • Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng,  memberikan sambutan di Dies Natalis Ke-64 Universitas Nusa Cendana Kupang, Selasa (01/09/26) 

KUPANG TIMES – Universitas Nusa Cendana Kupang memasuki usia Ke-64 dengan sederet capaian dan agenda transformasi yang terus dikerjakan. 

hingga tahun 2026, perguruan tinggi negeri tertua di Provinsi Nusa Tenggara Timur itu telah meluluskan 105.729 ribu lulusan yang tersebar di berbagai bidang profesi dan pengabdian.

Momen Dies Natalis Ke-64 Undana dirangkaikan dengan Rapat Senat Luar Biasa dan wisuda 1.872 lulusan, Selasa (01/09/26).

dalam sambutannya, Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng, mengatakan, Dies Natalis tahun ini mengusung thema: “Mengabdi untuk Ilmu, Berdampak untuk Bangsa.”

thema tersebut menjadi refleksi sekaligus penegasan komitmen Undana untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa dan negara.

secara total jumlah lulusan Undana sebanyak 105.729 orang sejak Undana berdiri pada tahun 1962."|Prof. Jefri (Rektor Undana) 

Prof. Jefri mengatakan, sebanyak 1.872 lulusan yang diwisuda kali ini terdiri dari 602 laki-laki dan 1.270 perempuan. • Prosesi wisuda dilaksanakan dalam 2 (dua) sesi.

dan pelaksanaan wisuda tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri karena Undana untuk pertama kalinya mewisuda lulusan Program Studi Farmasi. 

menariknya, seluruh mahasiswa angkatan 2022 pada program studi tersebut dinyatakan lulus tepat waktu.

Ini merupakan momentum istimewa karena kita melakukan wisuda perdana bagi Program Studi Farmasi. • Lulusnya 100 persen tepat waktu. Angkatan 2022 lulus semuanya."|Prof. Jefri (Rektor Undana) 

memasuki usia Ke-64, Undana tidak hanya merayakan perjalanan panjangnya, tetapi juga mempertegas arah perubahan institusi. 

Prof. Jefri mengatakan, Undana saat ini sedang melakukan transformasi dari Teaching University menuju Research University.

Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun Undana sebagai perguruan tinggi yang memiliki reputasi global, namun tetap relevan dengan kebutuhan daerah.

Undana saat ini berstatus Badan Layanan Umum (BLU) dan telah mengantongi akreditasi institusi unggul. 

Transformasi ini menjadi fondasi bagi Undana untuk mengawal pengembangan jangka panjang sebagai World Class, Locally Relevant University."|Prof. Jefri (Rektor Undana) 

Jefri mengatakan, dalam sembilan bulan kepemimpinannya, berbagai kebijakan dan program perbaikan terus dilakukan sebagai bagian dari kesinambungan kepemimpinan sebelumnya.

salah satu fondasi transformasi tersebut adalah pembenahan tata kelola yang berakar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan, serta penciptaan ekosistem dan budaya kampus yang sehat.

Penguatan SDM dilakukan melalui peningkatan jumlah dosen dengan jabatan fungsional lektor kepala dan guru besar. 

Undana juga menyediakan fasilitas pengusulan yang transparan, pendampingan penulisan jurnal secara intensif, hingga insentif bagi publikasi ilmiah.

selain itu, dosen diberikan dukungan untuk meningkatkan kompetensi melalui studi lanjut mandiri maupun pelatihan bersertifikat.

Prof. Jefri menegaskan komitmen Undana dalam membangun kampus yang bersih dan berintegritas.

Kampus menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap kekerasan dan zero gratifikasi akademik. 

Pemberian bingkisan maupun bentuk suap kepada dosen pembimbing atau penguji tugas akhir dilarang keras.

selain itu, Undana memperkuat kebijakan kampus bebas rokok, narkoba dan alkohol serta memastikan aktivitas akademik berlangsung di lingkungan kampus.

Penerimaan mahasiswa dan pembiayaan perkuliahan di Undana berjalan sepenuhnya sesuai aturan yang berlaku, secara bersih, transparan dan bebas dari gratifikasi atau pemungutan-pemungutan di luar resmi oleh universitas."|Prof. Jefri (Rektor Undana) 

Prof. Jefri mengatakan, untuk memastikan kepastian akademik, Undana juga menerapkan prosedur operasional baku (POB) dan sistem pemantauan proses bimbingan tugas akhir secara transparan.

sistem tersebut mencakup proses bimbingan skripsi, tesis hingga disertasi secara real time. 

Kampus juga mulai memperkuat pedoman etika penggunaan kecerdasan buatan (AI) serta menyediakan akses jurnal internasional bagi sivitas akademika.

Transformasi Undana juga terlihat dari pengembangan program studi yang dinilai responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah.

Sejumlah program studi baru maupun yang sedang dipersiapkan antara lain Program Studi Spesialis Anestesi dan Obstetri-Ginekologi di FKKH, Geologi di Fakultas Sains dan Teknik, Pendidikan Informatika dan Pendidikan Seni Pertunjukan di FKIP.

Selain itu, Undana sedang menyiapkan Program Doktor Kesehatan Masyarakat, Magister Akuntansi, Program Studi Kenotariatan, serta pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi, Profesi Apoteker dan Keperawatan.

Prof. Jefri mengungkapkan, Undana juga memperluas akses pendidikan melalui 17 jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk jenjang S1 dan S2.

Kerja sama internasional turut dikembangkan melalui program double degree pada Program Studi Kimia bersama Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA), international undergraduate program untuk jenjang S1 serta pengembangan program internasional lainnya.

pada 2026, tiga program studi Undana juga memperoleh akreditasi unggul, melengkapi sejumlah program studi yang sebelumnya telah meraih akreditasi unggul maupun pengakuan internasional.

di bidang kemahasiswaan, Undana terus membangun ekosistem yang mendukung pengembangan prestasi, karakter dan keterampilan mahasiswa.

Hal itu dilakukan melalui dukungan terhadap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), organisasi kerohanian, Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan, layanan psikologi, unit inkubator bisnis hingga Pusat Informasi Karier.

Prof. Jefri mengatakan, seluruh elemen tersebut penting untuk memastikan mahasiswa tidak hanya memperoleh kemampuan akademik, tetapi juga pengalaman organisasi, soft skill, kesehatan mental dan nilai spiritualitas.

masih banyak hal yang perlu kami lakukan. Masih banyak hal yang perlu kami pelajari, kembangkan dan tingkatkan,

semua itu menjadi tanggung jawab kita untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan."|Prof. Jefri (Rektor Undana) 


Bantuan, 

Prof. Jefri menegaskan, Undana terus memperkuat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan meningkatkan dukungan pendanaan.

Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah pengalokasian anggaran untuk program pengabdian kepada masyarakat melalui mekanisme berbasis kebutuhan daerah. 

Undana berkomitmen mengalokasikan dana IDR 1 Miliar untuk pemulihan PascaGempa di 8 (delapan) Kabupaten di Pulau Flores-NTT. 

di tengah berbagai bencana yang melanda di Pulau Flores-NTT, Undana menegaskan kepeduliannya melalui aksi kemanusiaan dan penguatan pusat studi kebencanaan.

dalam sambutannya, Jefri mengawali momentum Dies Natalis dan wisuda dengan mengajak seluruh sivitas akademika mendoakan para korban gempa bumi di Pulau Flores.

Prof. Jefri mengajak hadirin mendoakan para wisudawan yang telah berpulang sebelum sempat mengikuti prosesi wisuda.

Kita mengawali dengan memanjatkan doa terbaik bagi saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana gempa bumi di Pulau Flores dan juga teman wisudawan yang telah berpulang mendahului kita."|Prof. Jefri (Rektor Undana) 

Prof. Jefri berharap, para korban meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, sementara mereka yang terluka dan mengungsi segera memperoleh kesembuhan serta pemulihan.

menutup sambutannya, Prof. Jefri berpesan kepada para lulusan agar menjadikan perjalanan pendidikan di Undana sebagai bekal untuk berkarya di tengah masyarakat.

Prof. Jefri menitipkan 3 (tiga) prinsip kepada para wisudawan, yakni: menulis apa yang dilakukan dan melakukan apa yang ditulis, menghargai proses, serta menjaga konsistensi.

Terbanglah tinggi mengangkasa, namun tetaplah mengakar, berpijak pada bumi."|Prof. Jefri (Rektor Undana) 

Prof. Jefri memberikan apresiasi kepada orang tua, dosen, tenaga kependidikan, pemerintah, pemangku kepentingan dan seluruh mitra yang telah berjalan bersama Undana.

Selamat atas kelulusan saudara-saudara sekalian. Selamat Dies Natalis ke-64 Undana."|Prof. Jefri (Rektor Undana) 

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Pendidikan, 

| Penulis: W.J.B (tim) 

| Sumber: Humas Undana Kupang, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®