Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat SEBUT 5 Jurnalis yang Hilang sebagai Pahlawan Pers.!

Edisi: 1.541
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
 

JAKARTA, KUPANG TIMES – Dewan Pers mengatakan 5 (lima) Jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau merupakan Pahlawan Pers.

Dewan Pers menyatakan peristiwa hilangnya lima jurnalis menjadi pengingat pentingnya koordinasi dengan pemerintah dan petugas setempat saat bekerja di daerah yang berbahaya.

Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat, mengatakan, lima jurnalis tersebut merupakan para pahlawan di dunia pers, karena mereka berupaya menyajikan foto-foto terbaik untuk publik.

"biasanya kita itu menikmati potret gambar, tapi kadang melupakan bagaimana perjuangan mereka untuk mendapatkannya. • Nah, ketika ini terjadi musibah, kita baru tersadar betapa mahalnya, beratnya untuk mencari, mendapatkan gambar terbaik."|Komarudin (Ketua Dewan Pers) usai do'a bersama untuk Jurnalis yang hilang, di Jakarta, Senin (21/09/26).

Komarudin mengatakan, peristiwa ini mengingatkan bagi media yang ingin mengadakan suatu liputan di daerah-daerah berbahaya, hendaknya berkoordinasi dengan petugas setempat.

"dan kedua, juga pihak pimpinan hendaknya melepas memperhatikan betul. • sebab kalau ada musibah seperti ini tentunya kawan-kawan perusahaan, pimpinannya, hendaknya memberikan perhatian spesial pada keluarga yang ditinggal."|Komarudin (Ketua Dewan Pers)

dalam momen tersebut, Komarudin mengapresiasi seluruh pihak terkait yang terus berusaha untuk mencari kelima jurnalis itu.

"Dewan Pers memberikan perhatian, belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan,

Kami mengadakan acara doa bersama, sambutan, refleksi dari kawan-kawan, tentu doa kami semoga mereka kembali."|Komarudin (Ketua Dewan Pers)

dalam kesempatan yang sama, Ketua Pewarta Foto Indonesia Dwi Pambudo mengatakan, pihaknya merasakan duka yang mendalam atas hilangnya lima jurnalis dan tiga awak kapal.

"Jadi saat ini pewarta foto Indonesia masih kuat, masih bersatu dengan masyarakat melakukan pencarian mandiri."|Dwi (Ketua PFI) 

Dwi mengatakan, dedikasi para pewarta yang hilang saat meliput merupakan bentuk perjuangan untuk bangsa sesuai Undang-Undang (UU). 

Karya-karya para pewarta tersebut menjadi ujung tombak yang mengungkap fakta dan peristiwa terkini. 

Dwi berharap, ke depannya kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

"harapannya teman-teman bisa kembali bersama keluarga dan karya-karya teman-teman bisa abadi."|Dwi (Ketua PFI) 

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Sosial, Kemanusiaan, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Dewan Pers, PFI, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®