Edisi: 1.506
Halaman 5
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama Yudhi Bramantyo menyampaikan bahwa; Jumlah Korban Jiwa akibat gempa bumi M 7,7 di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur bertambah menjadi 70 orang.
"sampai dengan hari ketiga kemarin pukul 23.30 (waktu setempat), total korban adalah 202 orang, yang meninggal dunia 70 orang."|Bramantyo (Dir. Operasi Basarnas) dalam konferensi pers secara daring melalui YouTube BNPB, Selasa (18/8/2026).
Bramantyo mengungkapkan, selain korban jiwa, tercatat juga sebanyak 40 orang mengalami luka berat dan 92 lainnya luka ringan.
"luka-luka 132 orang yang kami catat.!
Luka berat 40 • luka ringan 92 • sampai dengan hari ini, hari keempat, pagi tadi sampai dengan hari ini dan kegiatan yang telah kami lakukan adalah melaksanakan penyisiran di wilayah-wilayah yang terdampak."|Bramantyo (Dir. Operasi Basarnas).
Bramantyo mengatakan, tidak ada lagi laporan warga yang masih dinyatakan hilang atau masuk dalam daftar pencarian.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan menyampaikan, tercatat terjadi 2.119 gempa susulan.
Berton menjelaskan, gempa susulan terbesar 6,2 magnitudo dan gempa susulan terkecil 1,3 magnitudo.
"Magnitudo yang terbesar adalah 6,2 dan yang terkecil adalah 1,3.. diatas lima ada 24 kali."|Berton, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB
Berton mengatakan, aktivitas gempa masih fluktuatif dan pola peluruhan juga belum terlihat secara jelas.
"diperkirakan kondisi ini akan mulai stabil dalam dua sampai tiga minggu ke depan."|Berton, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Sosial,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: BNPB, Basarnas,
| Penerbit: Kupang TIMES
