Edisi: 1.503
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap keinginannya untuk menyediakan ambulans udara hingga dokter terbang untuk menjangkau warga yang tidak memiliki akses ke fasilitas kesehatan.
hal tersebut didasari atas banyak laporan yang diterimanya bahwa; banyak warga yang harus menempuh perjalanan 7-9 jam ke rumah sakit atau klinik.
dengan waktu tempuh itu, tidak sedikit pula di antara mereka yang justru tak tertolong.
"Saya mendapat laporan banyak ibu-ibu yang meninggal karena harus menempuh jalan 7-9 jam pada saat sudah waktu mau pecah harus 9 jam karena tidak ada jalan yang baik. Karena jembatan tidak bagus."|Prabowo (Presiden RI) dalam Pidato Nota Keuangan RAPBN 2027 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jum'at (14/08/26).
"Untuk itu, kita harus mencari terobosan inovatif, salah satu jalan adalah ambulance udara.. bahkan nanti juga tim dokter terbang."|Prabowo (Presiden RI)
eks Menteri Pertahanan itu, mengungkapkan, nantinya, dokter-dokter yang akan datang langsung ke rumah-rumah warga yang tengah mengalami sakit keras dan tidak bisa menjangkau fasilitas kesehatan.
Dokter akan terbang menggunakan ambulans pesawat yang bisa mendarat dinamis di banyak tempat, mulai dari lapangan pasir, rumput, bahkan sungai.
"dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai, supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit."|Prabowo (Presiden RI)
Prabowo mengatakan, mulai 2027, Pemerintah akan merenovasi 10 ribu Puskesmas di 7.285 kecamatan di seluruh Indonesia.
setiap Puskesmas akan memperoleh anggaran perbaikan sekitar IDR 4 Miliar.
Pemerintah, lanjut dia, juga akan merenovasi atau membangun 514 lab kesehatan masyarakat atau Labkesmas di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Program tersebut direncanakan selesai paling lambat 2030.
"Rakyat tidak boleh menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar,
Negara harus hadir sedekat mungkin dengan tempat rakyat."|Prabowo (Presiden RI)
Penjelasan Istana,
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan terobosan layanan kesehatan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yakni: ambulans terbang dan dokter terbang.
Program tersebut ditujukan untuk mempercepat akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan.
"Kenapa kemudian muncul juga ide mengenai dokter terbang.? Istilah terbang itu karena dalam beberapa kali kesempatan kita berkeliling ke seluruh wilayah di Indonesia memang negara kita sangat luas ya, jangkauan fasilitasnya belum merata."|Pras (Mensesneg) dikutip dari ANTARA, Sabtu (15/08/26)
Prasetyo mengungkapkan, gagasan dokter terbang menjadi bagian dari upaya menyediakan unit reaksi cepat kesehatan berbasis helikopter untuk wilayah tertentu.
Konsep serupa juga telah diterapkan di sejumlah negara.
Prasetyo menjelaskan, layanan tersebut nantinya dapat digunakan untuk menangani kondisi kesehatan tertentu di daerah terpencil.
Namun, konsep tersebut tidak berarti setiap desa atau kelurahan harus memiliki moda transportasi udara.
"tidak juga kemudian seluruh desa atau seluruh kelurahannya kemudian ada moda transportasi udaranya, kan tidak selalu seperti itu."|Pras (Mensesneg)
Prasetyo mengatakan, selain dokter terbang, Presiden Prabowo juga telah memerintahkan BUMN menyiapkan layanan dokter gigi keliling atau mobile dentist.
layanan tersebut nantinya menggunakan kendaraan yang dilengkapi peralatan untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi secara langsung kepada masyarakat.
layanan dokter gigi keliling diharapkan membantu mempercepat penanganan masalah kesehatan, khususnya kesehatan gigi masyarakat.
pengembangan kendaraan dokter gigi keliling masih dalam proses.
Pemerintah juga terus mengevaluasi perkembangannya karena peralatan yang dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan gigi berbeda dengan peralatan kedokteran umum.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Kemensetneg RI, Antara,
| Penerbit: Kupang TIMES
