Sidang Kabinet Paripurna 2026: 'Wapres RI Gibran Duduk Sejajar dengan Menteri' ini PENJELASAN Bakom RI dan Istana.?

Edisi: 1.479
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: BPMI|Properti

JAKARTA, KUPANG TIMES - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari mengatakan, posisi tata letak kursi di Sidang Kabinet Paripurna, Senin (20/07/26), disusun agar arahan Presiden RI Prabowo Subianto lebih efektif. 

Qodari menegaskan, persoalan posisi tempat duduk tersebut tidak berkaitan dengan posisi maupun kewenangan konstitusional Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

"Posisi duduk pada acara Sidang Kabinet Paripurna kemarin mengikuti format taklimat Presiden kepada seluruh anggota Sidang Kabinet Paripurna, bukan format rapat yang menempatkan Presiden dan Wakil Presiden berdampingan."|Qodari (Kepala Bakom RI) dalam keterangannya, Selasa (21/0726). 

Qodari menjelaskan, format sidang kabinet kali ini disusun sebagai taklimat Presiden kepada seluruh anggota Sidang Kabinet Paripurna.

oleh karena itu, posisi ruangan dibuat agar seluruh peserta dapat melihat Presiden RI dengan jelas, sekaligus memudahkan Prabowo melakukan kontak mata dengan seluruh peserta selama memberikan arahan. 

Pengaturan tersebut dilakukan untuk mendukung efektivitas penyampaian arahan Presiden mengingat jumlah peserta yang hadir cukup banyak.

Qodari menjelaskan, kehadiran Wakil Presiden bersama para anggota kabinet lainnya dalam sidang itu adalah sebagai undangan. 

Qodari membantah, jika posisi tempat duduk Prabowo dan Gibran yang tidak berdampingan dianggap bahwa; mencerminkan adanya perubahan dalam kedudukan Wakil Presiden.

Qodari memastikan, tidak ada perubahan apa pun terhadap peran maupun kewenangan konstitusional Wakil Presiden.

Qodari menegaskan, tata letak ini merupakan masalah teknis penyelenggara acara. 

"Pengaturan tempat duduk hanya semata-mata merupakan teknis penyelenggaraan acara,

tidak ada perubahan kedudukan ataupun pengurangan peran konstitusional Wakil Presiden."|Qodari (Kepala Bakom RI) 


Penjelasan Istana, 

Pihak Istana menjelaskan alasan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming tidak duduk sebelahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/07/26) kemarin. 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan salah satu alasannya, karena Prabowo harus duduk di tengah untuk menggunakan alat bantu teleprompter.

Adapun teleprompter itu dipakai karena Kepala Negara perlu membaca data soal capaian pemerintah selama ini. 

"di situ karena beliau ingin menjelaskan banyak sekali program, maka kemarin kalau saudara-saudara perhatikan karena banyaknya program itu juga harus diikuti atau didukung dengan data-data, maka kemarin beliau kan menggunakan alat bantu namanya teleprompter."|Pras (Mensesneg) 

Prasetyo mengatakan, oleh karenanya, Prabowo duduk di tengah-tengah agar dapat membaca teleprompter. 

Sementara terkait posisi Gibran yang duduk di sebelah menteri, hal tersebut hanya untuk kebutuhan teknis.

Prasetyo meminta hal ini tidak perlu dipersoalkan.

"Nah, itulah yang kemudian menjawab pertanyaan yang secara layout, kalau saudara-saudara kemarin perhatikan adalah Bapak Presiden berada di tengah-tengah, 

dan kalau yang dipertanyakan adalah posisi dari Bapak Wakil Presiden, kalau menurut kami ini hanya masalah kebutuhan teknis semata, tidak ada hal-hal lain yang mungkin perlu dikhawatirkan."|Pras (Mensesneg) 

Kabinet Kompak, 

dalam kesempatan itu, Prasetyo mengatakan, anggota kabinet kompak. 

para pembantu presiden terus berusaha keras untuk menjalankan program pemerintah demi mensejahterakan masyarakat.

"tidak ada, sama sekali tidak ada, sekali tidak ada. Kami pada posisi kita sekarang sedang kompak-kompaknya, sedang semua berusaha keras mencapai apa yang menjadi garis dari Bapak Presiden."|Pras (Mensesneg) 

dalam Sidang Kabinet Paripurna kemarin, Prasetyo mengatakan, Presiden RI Prabowo mengumpulkan seluruh anggota kabinet dalam rangka evaluasi terhadap seluruh program-program prioritas pemerintah. 

"Sekaligus memberikan arahan untuk dilakukan percepatan-percepatan terhadap program-program prioritas yang harus diselesaikan di semester kedua."|Pras (Mensesneg) 

cukup tahu • sebagai informasi, dalam sidang kabinet di Istana kemarin, Prabowo terlihat duduk seorang diri menghadap para jajaran Kabinet Merah Putih, termasuk Gibran.

sementara Gibran terlihat duduk di barisan kursi yang sejajar dengan para menteri lainnya. 

adapun kursi para menteri membentuk huruf U yang menghadap ke Kepala Negara. 

Gibran tampak duduk di sebelah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. 

hal ini menjadi sorotan di media sosial, karena selama ini posisi tempat duduk Prabowo dan Gibran selalu bersebelahan setiap ada Sidang Kabinet Paripurna.

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Bakom RI, Kemensetneg, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®