Edisi: 1.458
Halaman 4
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - 'dalam pidatonya, Prabowo menyatakan pentingnya budaya terbuka terhadap kritik dan masukan, serta pentingnya upaya mencari jalan keluar bersama-sama.'
Presiden RI Prabowo Subianto mengajak masyarakat berani mengakui dan menghadapi kesulitan.
Kata Prabowo, keberhasilan sebuah negara tidak ditentukan oleh kemampuannya menghindari persoalan, tetapi oleh keberanian menyelesaikan tantangan.
Kepala Negara menyampaikan hal tersebut, saat berpidato dalam penutupan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri di Jakarta Convention Center, Minggu (28/06/26).
Acara tersebut dihadiri ribuan dosen termasuk rektor, dekan, hingga guru besar.
dalam pidatonya, Prabowo mengatakan, pentingnya budaya terbuka terhadap kritik dan masukan, serta pentingnya upaya mencari jalan keluar bersama-sama.
“Saya berkeyakinan bahwa; kesulitan itu harus dihadapi. Kesulitan harus dihadapi, dan kita harus berani menghadapi kesulitan, berani mengakui kesulitan, dan bekerja keras mencari solusi terhadap kesulitan."|Prabowo (Presiden RI)
Kepada para akademikus yang hadir, Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, setiap usulan yang diterima pemerintah akan dipelajari dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan.
"Saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampaikan cukup banyak,
Saya janji satu per satu akan saya perhatikan."|Prabowo (Presiden RI)
pada momen yang sama, Prabowo menyatakan keyakinannya, negara yang berhasil adalah negara yang mampu melihat permasalahan secara jujur dan mengambil langkah untuk mengatasinya.
“Ini saya dapat tadi banyak masukan.. Organisasi, masyarakat, negara yang sukses adalah masyarakat dan negara, organisasi yang berani, berani mengetahui, mencari kesulitan dan kekurangan, dan mengatasinya."|Prabowo (Presiden RI)
Prabowo mengungkapkan rasa syukurnya, karena perkembangan teknologi telah membuat presiden bisa tahu masalah rakyat dengan cepat.
Kesulitan di suatu desa, bisa sampai ke pucuk pemerintahan dan diselesaikan segera.
Prabowo mencontohkan salah satu persoalan yang terjadi di sebuah desa di Kabupaten Nias, Sumatera Utara.
"Kesulitan di satu desa di Nias, langsung dan itu kita selesaikan dalam waktu cepat."|Prabowo (Presiden RI)
Namun, Prabowo tidak menceritakan peristiwa tersebut secara detail.
eks Menteri Pertahanan era Presiden Ke-7 RI Joko Widodo itu, menekankan, teknologi tidak selalu membawa dampak positif.
Prabowo mencontohkan, teknologi nuklir yang di satu sisi dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik, tetapi di sisi lain juga memiliki risiko.
Prabowo meminta para akademikus untuk terus mendalami bagaimana pemanfaatan teknologi dapat dioptimalkan guna mendukung kemajuan bangsa.
Sultan Abdurrahman berkontribusi dalam penulisan artikel ini
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Pendidikan,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Setpres,
| Penerbit: Kupang TIMES
