Komdigi MINTA Publik Lihat Utuh PERNYATAAN Prabowo soal 'Londo Ireng.'

Edisi: 1.486
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel


Ringkasan Berita:

Komdigi meminta publik memahami utuh pernyataan Presiden Prabowo soal “Londo Ireng” yang disebut sebagai ajakan waspada terhadap narasi bahwa Indonesia tidak punya harapan atau kemajuan.

• menurut Dirjen KPM Fifi Aleyda Yahya, pemerintah menganggap kritik dan pemberitaan masalah seperti kerusakan sekolah sebagai masukan penting yang ditindaklanjuti melalui perbaikan.

• Pemerintah menegaskan penghormatan terhadap kebebasan pers dan ruang demokrasi, sambil fokus menyelesaikan persoalan bertahap serta mengajak kritik diarahkan menjadi energi perbaikan.

JAKARTA, KUPANG TIMES - Kementerian Komunikasi dan Digital RI mengajak masyarakat untuk melihat pesan Presiden Prabowo Subianto secara utuh dan meminta agar tidak terjebak dalam perdebatan istilah yang dapat mengalihkan perhatian dari inti persoalan.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya mengatakan, Prabowo justru memandang bahwa; kritik merupakan masukan yang penting untuk diungkap. 

berbagai temuan di lapangan telah menjadi perhatian pemerintah dan ditindaklanjuti melalui langkah-langkah perbaikan.

Presiden memandang kritik, termasuk pemberitaan mengenai sekolah yang mengalami kerusakan, sebagai masukan yang penting untuk diungkap,

berbagai temuan di lapangan menjadi perhatian pemerintah dan ditindaklanjuti melalui langkah-langkah perbaikan, 

ini menunjukkan bahwa; kritik yang disampaikan dengan itikad baik menjadi bagian dari proses membangun Indonesia yang lebih baik."|Fifi (Dirjen KPM Komdigi) di Jakarta, Senin (27/07/26).

1. Fifi ajak masyarakat melihat konteks utuh pernyataan “Londo Ireng.”

Fifi mengatakan, pernyataan Presiden mengenai 'londo ireng' merupakan ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap pihak-pihak yang sengaja membangun narasi seolah-olah Indonesia tidak memiliki harapan dan tidak sedang bergerak maju. 

Fifi menjelaskan, kritik tetap diperlukan dalam demokrasi, tetapi berbeda dengan upaya membangun pesimisme secara sistematis. 

yang disampaikan Presiden adalah ajakan untuk tetap waspada terhadap pihak-pihak yang sengaja merangkai narasi seolah-olah Indonesia tidak memiliki harapan dan tidak sedang bergerak maju,

Kritik tentu diperlukan, tetapi berbeda dengan upaya membangun pesimisme secara sistematis."|Fifi (Dirjen KPM Komdigi)

2. Fifi sebut Pemerintah Hormati Kebebasan Pers, 

Fifi menegaskan, pemerintah menghormati kebebasan pers, kritik dari masyarakat, serta peran berbagai elemen bangsa sebagai bagian dari demokrasi. 

Fifi mengajak kepada seluruh pihak untuk menjaga agar ruang publik tidak dipenuhi dengan narasi yang mengabaikan usaha penyelesaian dari pemerintah yang tengah dilakukan. 

3. Fifi Tegaskan Pemerintah lebih pilih Kerja Nyata, 

Fifi mengatakan, pemerintah akan tetap fokus menyelesaikan berbagai persoalan secara bertahap, mempercepat perbaikan di lapangan, dan memastikan masyarakat merasakan manfaatnya.

Fifi menegaskan, ruang demokrasi tetap terbuka dan mengajak seluruh pihak menjadikan kritik sebagai energi untuk mendorong perbaikan 

Fokus pemerintah adalah menyelesaikan persoalan satu per satu, mempercepat perbaikan di lapangan, dan memastikan masyarakat merasakan manfaatnya,

Ruang demokrasi tetap terbuka, tetapi mari bersama-sama menjaga agar kritik menjadi energi perbaikan."|Fifi (Dirjen KPM Komdigi)

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Kemen Komdigi RI, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®