Edisi: 1.459
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Tahukah Anda.? dalam setahun telah lahir 5 (lima) ilusi Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi Program Prioritas dan Ambisius Presiden RI Prabowo Subianto, yang memicu badai fiskal, karena duitnya terlalu besar dan ketidakjelasan desain KopDes Merah Putih sebagai Sokoguru Perekonomian Desa.
PERTAMA • banyak yang mengira Dana Desa akan dikembalikan ketika Gerai belum dibangun.
faktanya, Kementerian Keuangan hanya memotong dana desa begitu saja, lalu membelanjakan secara bebas untuk memenuhi Kepentingan Pemerintah Pusat.
KEDUA • Pengurus dan Pengawas Koperasi dari desa memiliki Kuasa mengurus Koperasi.
namun, kegiatan Operasional Koperasi langsung dialihkan ke tangan Manajer yang diangkat dan digaji Badan Usaha Milik Negara Agrinas Pangan Nusantara.
KETIGA • Kuasa Pemerintah Desa dan Pengurus dan Pengawas Koperasi untuk mengontrol Pekerja Koperasi.
Nyatanya, Penentu Pegawai Koperasi adalah PT Agrinas Pangan Nusantara bersama Militer.
Keempat • Desa berpartisipasi membangun Gerai.
Layanan Wajib Koperasi berupa: apotek • klinik desa • simpan pinjam • pos logistic • bahan pokok • sarana pertanian dan gudang dimaterialkan menjadi bangunan gerai.
Kelima • Komoditas Desa dipasarkan melalui Gerai Koperasi.
Kenyataannya, saat operasi gerai diresmikan Presiden pada 16 Mei 2026, rak-rak Gerai Koperasi hanya diisi Produk BUMN dan Konglomerasi nan jauh dari desa.
untuk menjaga penghidupan warga desa berbasis lembaga mandiri, paling tepat pemerintah Desa membesarkan BUMDes sebagai Konsolidator Ekonomi setempat atau lokal.
BUMDes selayaknya menjadi Mesin Utama, apabila desa teguh Berdikari karena Koperasi hanya dipenuhi ilusi.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Hukum,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: TCO,
| Penerbit: Kupang TIMES
