Edisi: 1.452
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
GORONTALO, KUPANG TIMES - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memperingatkan pihak-pihak yang mendanai demonstrasi.
Prabowo mengungkapkan, dirinya sudah tahu identitas si penyandang dana.
"hati-hati loh, saya kasih peringatan mereka-mereka itu.!
saya tahu siapa yang bayar-bayar demo.. Gue tahu itu."|Prabowo (Presiden RI) dalam pidato acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/06/26).
Prabowo menyampaikan peringatan tersebut dengan santai, yang disambut sorak-sorai, tepukan tangan, dan tertawa dari para tamu undangan.
terlihat, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut tertawa sambil menggelengkan kepala.
Prabowo meyakini, mereka (pendemo) sebenarnya dibayar IDR 200.000 untuk ikut demo, meski tidak paham apa isi dan tujuan demo tersebut.
"ditanya anak-anak demo, (mereka yang berdemo tapi dibayar) enggak ngerti.. Mau demo apa ya.? 'Em.. em.. Kami dibayar IDR 200.000.' Gitu ya."|Prabowo (Presiden RI) menirukan pengakuan demonstran bayaran yang dia (Prabowo) maksud.
Prabowo mengatakan, seharusnya masyarakat Indonesia mendukung pemerintah, layaknya suporter tim sepak bola yang mendukung kesebelasannya.
mantan Menteri Pertahanan era Presiden Ke-7 RI itu, menekankan, Indonesia sebagai bangsa harus kompak.
"Kita ini kalau merasa, kalau dalam pertandingan kita jadi suporter, dukung satu tim, 'Ayo maju, maju, maju.'
Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara.. Harusnya bangsa ini kompak."|Prabowo (Presiden RI)
Prabowo mengatakan, jika memang ada yang kurang maka seharusnya dikoreksi ketika pertandingan sudah selesai.
"Jangan lagi main bawa bola, 'Salah, Goblok.!' lagi main di tengah lapangan disorakin,
Jadi kayaknya kita tidak bangga dengan apa yang dihasilkan bangsa sendiri."|Prabowo (Presiden RI)
Prabowo: "ada yang tidak ingin Indonesia bangkit."
Persis sebelum berbicara soal demonstran bayaran, Prabowo bicara soal keistimewaan di Indonesia, yakni: tentara dan polisi mengusahakan swasembada pangan.
Prabowo mengatakan, hanya di Indonesia Polisi mengurus pertanian, dan hanya di Indonesia tentara sering berada di sawah.
"hanya di Indonesia Angkatan Laut menanam kedelai. Hanya di Indonesia Angkatan Udara tanam tebu."|Prabowo (Presiden RI)
Ketum Gerindra itu menegaskan, fenomena itu adalah strateginya untuk mewujudkan kemajuan Indonesia.
"Kita akan bangkit menjadi negara yang hebat.. Ada yang selalu tidak ingin kita bangkit.. Ada, Kita sudah tahu mereka-mereka itu."|Prabowo (Presiden RI)
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Hukum,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Setpres,
| Penerbit: Kupang TIMES
