OPINI: Kekacauan di Iran Direncanakan atau hanya Kebetulan Berbahaya yang dibuat Amerika Serikat.?

Edisi: 1.377
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel

      Pictures: TGW|Properti • Karikatur

KUPANG TIMES - banyak pengamat dan pengkritik dunia mengatakan, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump 'idiot' bahkan mengatakan ini sebuah keputusan 'blunder' karena memicu Perang dengan Iran. 

selain itu, Rusia terlihat diam dan sedikit reaktif terhadap sekutunya Iran yang dibombardir militer AS-Israel. 

bagaimana jika kekacauan ini, sengaja dibuat.? 

bagaimana jika keruntuhan ekonomi ekonomi global adalah target utamanya.? 

Selamat Datang di era dimana kehancuran adalah strategi pertumbuhan ekonomi paling mutakhir. 

Geopolitik Kita adalah skema Ponzi yang sedang sekarat, 

selama puluhan tahun, Dunia bergantung pada Stabilitas Timur Tengah untuk Energi dan Pangan. 

Trump melihat tatanan tersebut sebagai masalah serius bagi kepentingan AS dan harus segera ditangani, 'sistem lama harus shutdown, agar dominasi baru bisa lahir.'

Kita tidak sedang menuju perdamaian; 'kita sedang menuju fragmentasi total.' 

Kelangkaan yang direkayasa; 'energi sebagai senjata utama AS.'

saat militer AS-Israel membombardir sejumlah infrastruktur energi Iran, pasokan minyak dunia ke Asia dan Eropa langsung terganggu.

J.P. Morgan memprediksi, dunia akan mengalami krisis minyak pada pertengahan April 2026.

Trump tidak butuh menang perang dengan Iran, dirinya hanya butuh selat Hormuz tertutup dan melakukan sabotase energi global. 

Ketika Timur Tengah kacau, seluruh dunia (termasuk musuh dan sekutu) tidak ada pilihan selain membeli energi dan gas dari Amerika Utara. 

ini bukan diplomasi; 'ini adalah pemerasan energi global.'

Teori 'Technate' vs 'Third Rome' Benteng masa depan, 

Tatanan Dunia sedang bergeser dari Globalisme menuju sistem Benteng Regional. 

Vladimir Putin di Rusia sedang membangun 'Thrid Rome' ekonomi yang sepenuhnya untuk perang. 

Trump menanggapi dengan visi 'Greater North America' atau 'Technate.'

Trump menyadari bahwa; Putin benar, 'dunia akan kacau.'

bagi Trump, 'Jika dunia kacau, AS yang memegang kendali atas kekacauannya.'

Strategi ini mengubah tatanan AS dari Pusat Finansial wall-street kembali ke industri manufaktur dan eksploitasi sumber daya mentah dan menjadi Eksportir Sumber Daya Mentah yang Absolut. 

Mengubah Utang menjadi Ketergantungan Abadi, 

banyak yang takut, China dan Jepang akan berhenti membeli surat utang AS, karena ekonomi AS dianggap tidak stabil. 

Namun, dengan menghancurkan akses energi dan pangan global di timur Tengah. 

Negara-Negara tersebut, tidak punya pilihan selain tetap menggunakan Dollar untuk membeli gandum dan minyak dari AS. 

Trump sedang 'mendekatkan' ekonomi Asia dan Eropa ke dalam rantai pasok Amerika Utara secara paksa. 

Perang di Iran adalah alat untuk menyelamatkan Dollar dari ancaman krisis ekonomi, dengan cara menyandera kebutuhan hidup dasar dunia. 

Selamat Tinggal Kemanusiaan, Selamat Datang Realisme Brutal, 

Kita sering terjebak dalam narasi moralitas-siapa yang jahat, siapa yang baik. 

Namun, di level ini, moralitas adalah distraksi. 

Kesimpulan pahitnya adalah stabilitas global hanyalah hambatan bagi negara adidaya untuk melakukan reset. 

Apakah Kita siap hidup di dunia dimana kemakmuran satu negara harus dibayar dengan kelaparan dan kegelapan di belahan dunia lain.

Trump dan Putin tidak sedang bermain catur, mereka sedang membongkar papan caturnya, agar mereka bisa menjual kayu dan papannya. 

Jika kehancuran tatanan dunia adalah satu-satunya cara agar sebuah negara tetap menjadi pemimpin tunggal, apakah pemimpinnya bisa disebut 'Pahlawan.?' ataukah kita sedang menyaksikan awal dari akhir peradaban modern.? 

Apakah menurutmu Chaos ini adalah rencana yang matang atau Sekadar kebetulan dan berbahaya.?

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Opini, Politik, Hukum, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: berbagai sumber, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®