Edisi: 1.348
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Pembahasan Ekonomi Daerah Provinsi NTT, Kamis (12/03/26)
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Otoritas Jasa Keuangan Prov NTT itu, membahas berbagai isu strategis, antara lain: perkembangan kondisi ekonomi daerah • pengendalian inflasi • penguatan sektor-sektor unggulan • serta upaya mendorong peningkatan investasi • aktivitas ekonomi masyarakat • dan pertanian, yang memiliki kontribusi besar bagi perekonomian Prov NTT.
selain itu, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena bersama sejumlah Pimpinan Badan /Lembaga membahas rencana memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, serta mendorong pengembangan industri berbasis potensi lokal guna meningkatkan nilai tambah produk daerah.
dalam arahannya, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menekankan, pentingnya memperluas akses KUR untuk memperkuat dukungan terhadap Pelaku UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
eks Legislator RI itu kembali menekankan, penguatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
KUR membantu akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil melalui berbagai skema pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan inklusif.
”melalui akses pembiayaan yang lebih mudah dan bunga yang terjangkau, pelaku UMKM dapat memperoleh tambahan modal untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas usaha, serta meningkatkan kualitas produk dan daya saing di pasar,
dukungan pembiayaan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan usaha masyarakat, serta mendorong UMKM di NTT untuk terus berkembang dan naik kelas sehingga memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,
bicara tentang KUR ini ekosistemnya akan bagus jika produktivitas usaha masyarakatnya juga bagus,
menurut saya bila produktivitas masyarakatnya baik pada bidang pertanian, peternakan, bahkan perikanan, maka bisa berkontribusi bagi kelangsungan ekonominya."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena mengatakan, apabila ada peningkatan produksi, maka pembiayaan KUR sudah bisa terus dilakukan.
dan pelaku usaha bisa dengan mudah mengembalikan pinjaman pembiayaan KUR, jika hasil produksinya bagus dan dia dapat keuntungan yang baik,
"Jadi kita atur dengan baik sehingga pemberdayaan UMKM terhubung dengan akses pembiayaan dari setiap perbankan dan dukung penuh agar produktivitas usaha masyarakat bisa meningkat terutama pada bidang pertanian, peternakan, bahkan perikanan serta UMKM,
yang kedua, kalau kita mau hilirisasi, menurut saya harus berdasarkan pada produktivitas yang sudah meningkat dulu,
Jadi kita akan masuk di sisi hilirisasi itu ketika memang produktivitas meningkat."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
Politikus Golkar itu mengatakan, hanya dengan produktivitas yang tinggi di berbagai sektor, plus hilirisasi yang bergerak, baru kita bicara Industrialisasi Prov NTT.
Kalau produktivitasnya bagus, terus dengan ekosistem yang dibangun, Pemerintah identifikasi secara maksimal hingga, level kabupaten/kota bagaimana, sampai level terkecil di tingkat desa/kelurahan bisa di satukan untuk menuju pada tahapan Industrialisasi,
Produksi meningkat, hilirisasi berkelanjutan maka industrialisasi mulai bergerak dan makin bertumbuh baik serta merata di seluruh Prov NTT.
cukup tahu • dalam rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Prov NTT bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan terhadap UMKM • memperluas akses pembiayaan melalui KUR • mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif • dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Prov NTT.
turut hadir dalam rakor, antara lain: Gubernur Prov NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena • Kepala OJK NTT, Yan Jimmy Hendrik Simarmata • Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov NTT, Adidoyo Prakoso • Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Prov NTT, Adi Setiawan • dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Matamira B. Kale.
Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Prov NTT, antara lain: Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Selfi Nange • Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Joaz Bily Oemboe Wanda • Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Zet Sony Libing • Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Sulastri H.I. Rasyid • dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Viktor Manek.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Ekonomi, Perdagangan, Keuangan,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: OJK Prov NTT, Humas Pemprov NTT,
| Penerbit: Kupang TIMES

