Edisi: 1.321
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menghadiri sekaligus menjadi narasumber utama dalam Forum Diskusi Publik Survei Kepuasan Masyarakat atas Kinerja 1 Tahun Kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Prov NTT, Johni Asadoma, yang digelar di Sofyan Hotel Cut Meutia, Jakarta, Jum'at (13/02/26).
Forum tersebut diinisiasi bersama Voxpol Center Research and Consulting dan dihadiri 30 Jurnalis Media Cetak dan Online Nasional, 20 orang Mahasiswa, Perwakilan Diaspora Prov NTT, Mitra Pembangunan Prov NTT, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, serta para Penanggap, seperti: Ade Reza Hariyadi, dan Rafnel Azhari.
dalam diskusi publik tersebut, dibahas hasil survei kepuasan masyarakat atas kinerja 1 (satu) tahun Gubernur dan Wakil Gubernur Prov NTT (Melki-Johni) yang telah dilakukan Voxpol Center Research and Consulting.
tujuan dari diskusi publik tersebut, menilai serta mengukur persepsi publik terhadap capaian kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Prov NTT selama kepemimpinan satu tahun pertama.
Diskusi publik ini sekaligus menjadi forum pertanggungjawaban dan ruang dialog terbuka antara pemerintah, akademisi, media, serta masyarakat dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Provinsi NTT.
cukup tahu • survei oleh Voxpol Center Research and Consulting, dilakukan secara kuantitatif melalui wawancara tatap muka (face to face) menggunakan kuesioner terstruktur pada 5–14 Januari 2026.
sebanyak 800 responden terlibat dan tersebar secara proporsional di 22 kabupaten/kota di Provi NTT.
teknik pengambilan sampel menggunakan Multi Stage Random Sampling dengan margin of error ±3,47% sehingga hasil survei dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja 1 tahun pasangan Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provi NTT mencapai angka 80,5%.
Berdasarkan survei kepuasan publik, ditemukan sektor prioritas yang paling penting, yaitu: ekonomi dan kesejahteraan serta infrastruktur dan layanan dasar, termasuk harapan masyarakat untuk peningkatan layanan dan sarana di bidang pendidikan dan kesehatan.
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena mengatakan, hasil survei sebagai cerminan dan menjadi rekomendasi untuk pembenahan program pembangunan di Prov NTT.
"Terima Kasih kepada Voxpol Center Research and Consulting sebagai lembaga dengan kredibilitas baik yang melakukan survei ini,
Kami harapkan survei ini menjadi cerminan agar dapat menjadi rekomendasi untuk pembenahan pembangunan serta dapat menjadi masukan serta pembelajaran bagi kami untuk pembangunan ke depan,
Kami juga mengapresiasi dukungan masyarakat selama 1 tahun kepemimpinan saya bersama Wakil Gubernur di NTT, serta semua kritik dan saran yang diberikan,
Hasil survei ini menjadi instrumen evaluasi yang objektif dalam mengukur efektivitas program prioritas selama satu tahun kepemimpinan,
Kami tentunya membuka diri terhadap kritik dan masukan,
Capaian Tingkat Kepuasan 80,5% ini bukanlah angka untuk berpuas diri, tetapi menjadi energi dan tanggung jawab moral bagi kami untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran,
Pemerintah Provinsi NTT akan terus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat,
Semuanya harus terukur dan berdampak bagi kesejahteraan."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
eks Legislator RI itu, menjelaskan, upaya pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting.
”Angka Kemiskinan NTT saat bulan Februari 2026 ini sudah turun menjadi 17,5% dibandingkan bulan Maret tahun 2025 lalu dengan 18,6%,
Menurut saya penurunan ini menandakan penanganan kemiskinan sudah berada pada jalurnya,
selain itu, untuk menangani kemiskinan, kita akan jalankan program bedah rumah bagi masyarakat miskin untuk tahun 2026 ini,
Kemudian untuk penanganan stunting sudah dimulai dengan pola orang tua asuh untuk mendorong percepatan penurunan stunting."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena, mengatakan, terkait dengan upaya pemberdayaan ekonomi UMKM masyarakat NTT dengan pengembangan Program OVOP (One Village, One Product atau satu desa satu produk unggulan) serta menghadirkan NTT Mart sebagai upaya menciptakan pasar dalam memuliakan produk-produk hasil kerja masyarakat lokal.
”Kita juga akan terus mengawasi kelancaran program pemerintah pusat didaerah seperti makan bergizi gratis dan koperasi desa merah putih."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
sementara itu, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago memberikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Prov NTT yang secara aktif turun ke lapangan bertemu masyarakat sekitar untuk memantau percepatan program kerja.
“dengan turun langsung dan bertemu dengan masyarakat tentu akan memberikan ruang kedekatan pemimpin daerah bersama masyarakat,
diharapkan, dengan hasil survei ini juga dapat menjadi bahan rekomendasi untuk kebijakan-kebijakan selanjutnya."|Pangi (Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting)
Selain itu, Ade Reza Hariyadi yang merupakan salah satu penanggap dalam diskusi menjelaskan, satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Prov NTT merupakan langkah penting untuk melihat proyeksi ke depan.
Ade mengharapkan, Gubernur dan Wakil Gubernur Prov NTT perlu memiliki kapasitas responsif yang profesional untuk bisa memproyeksikan atau memprediksi tantangan-tantangan yang berkaitan dengan ekonomi, infrastruktur dan kemiskinan.
”Ke depannya perlu memperkuat koordinasi antara pemprov dan pemkab/pemkot dalam membagi kewenangan agar program dapat terealisasi dengan baik,
hal penting lainnya juga harus memperhatikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),
Urusan IPM sangat krusial karena menggambarkan kualitas hidup masyarakat, menjadi dasar pengambilan keputusan berbasis data, membantu menciptakan pembangunan yang merata dan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan dan daya saing daerah."|Ade (Penanggap)
Penanggap selanjutnya Rafnel Azhari mengungkapkan, capaian kepuasan 80,5% merupakan capaian angka yang baik untuk tahun pertama yang menandakan adanya kepercayaan dan harapan pembangunan.
“80,5% ini menandakan masyarakat percaya kepada Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT saat ini,
Masyarakat tentu memberikan persepsi baik,
namun juga harus kita perhatikan hal-hal yang perlu dibenahi,
Saya juga memberikan apresiasi kepada lembaga survei Voxpol Center Research and Consulting memilih responden dominan masyarakat menengah ke bawah diantaranya peternak, petani, nelayan yang berkontribusi dalam survei ini."|Rafnel (Penanggap)
Tindak Tegas Oknum yang Memanipulasi Data Kemiskinan,
dalam diskusi tersebut, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena mengecam setiap orang atau oknum-oknum yang secara sadar dan sengaja melakukan manipulasi atau memalsukan data-data kemiskinan untuk kepentingan pribadi atau untuk kepentingan tertentu.
“Kita harus tindak tegas setiap orang yang sengaja bermain-main dengan data kemiskinan ini,
Jangan ada lagi yang bermain data kemiskinan yang akhirnya membuat program bantuan-bantuan sosial menjadi bermasalah dan tidak tepat sasaran,
Kita bukan hanya saja menindak tegas pelaku yang bermain-main dengan data kemiskinan, tetapi juga menindak kepada masyarakat yang tergolong mampu secara ekonomi namun secara sengaja juga menerima dan menikmati bantuan sosial karena bekerja sama dengan oknum yang memanipulasi data kemiskinan tersebut."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
Pelaksanaan PON NTT-NTB Tahun 2028,
Gubernur Prov NTT, Melki Lena, mengatakan, penyelenggaraan pelaksanaan PON NTT-NTB tetap dijalankan sesuai rencana.
Pelaksanannya juga menyesuaikan dengan fasilitas venue-venue yang ada di Provinsi NTT dan NTB.
”Kami sudah sepakat bahwa; NTT dan NTB hanya akan merenovasi venue-venue yang sudah dimiliki saat ini sebagai tuan rumah,
Venue yang tidak bisa kita bangun karena pertimbangan anggaran maka langkah yang kami tempuh adalah menggunakan juga venue-venue yang ada di DKI dan Jawa Barat,
Prinsipnya adalah PON NTT-NTB tetap berjalan dengan tidak membebani anggaran APBN."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
cukup tahu • Turut hadir dalam Diskusi Publik, antara lain: Plh. Sekretaris Daerah Prov NTT, Flouri Rita Wuisan • Kepala Bapperida Prov NTT, Alfons Theodorus • Kepala Dinas Peternakan Prov NTT, Yohanes Oktovianus • Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Prov NTT, Alex Lumba • Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Prov NTT, Adelino Da Cruz Soares • Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov NTT, Sulastri Rasyid • Kepala Dinas Kesehatan Prov NTT, Lien Andriyani • Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Selfie Nange • Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Prov NTT, Prisila Q. Parera • Kepala Kantor Penghubung Prov NTT, Florida Taty Setyawati • Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan Setda Prov NTT, France A. Tiran • serta Ketua KADIN NTT, Bobby Liyanto.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Voxpol Center Research and Consulting, Humas Pemprov NTT,
| Penerbit: Kupang TIMES


