Edisi: 1.188
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - "Ketika orang berhasil, itu karena Kerja Keras. Keberuntungan tidak ada hubungannya dengan Kesuksesan."|Diego Armando Maradona (Pesepakbola Dunia)
sore itu di sebuah lapangan sepakbola, di daerah Tangerang, terlihat, para pemain Elite Pro Academy (EPA) U-20 Persita Tangerang sedang berlatih.
di tribun, terlihat seorang Pria tampak serius melihat para pemain berlatih. • sesekali Pria tersebut bertepuk tangan, berteriak memberi semangat.
Persita Tangerang adalah salah satu Klub Super League (nama baru Liga 1) yang cukup serius dalam pembinaan pemain, membuka peluang bagi talenta muda terbaik dari berbagai daerah.
Pria itu bernama Hugo Venansius Nahak.
Hugo bukan orang baru di dunia sepakbola nasional, khususnya dalam membina para pemain muda dari Nusa Tenggara Timur dan beberapa pemain berbakat lainnya dari luar NTT.
saat ini ada 6 (enam) pemain muda yang tergabung sebagai pemain EPA Persita Tangerang untuk musim 2025/2026.
para pemain muda tersebut, selama ini berlatih dan perkuat Klub Malaka FC, klub yang dibentuk oleh Hugo dan isterinya, Ildefonsa Nahak pada tahun 2015.
Klub amatir tersebut menjadi wadah para pemain muda berbakat dari NTT, untuk kembangkan bakatnya.
para pemain muda tersebut, antara lain: Gilbert Kapitan, Kota Kupang, yang berhasil menembus tim EPA U-18 Persita.
Pemain yang menempati posisi sayap kanan ini berasal dari U-17 Persekota Kupang.
Gilbert, saat ini, masih sekolah, pindah dari SMA Geovani Kupang dan saat ini melanjutkan pendidikan di SMA YP Karya Tangerang.
Pemain Muda lainnya yang masuk skuat EPA U-20 Persita adalah Fauzan Afa, gelandang tengah yang berasal dari Kota Kupang, Silvester Mali Rambo, sayap kiri dari Ps Malaka Kab Malaka.
Selain itu masih ada dua pemain lainnya, yakni; Krisantus Tahu Glend (winger kanan) dari Ps Malaka Kab. Malaka dan Debrito (bek kanan) asal klub Persamba Manggarai Barat.
Kedua pemain tersebut, saat ini masih mengikuti Latihan di Persita Tangerang U20 untuk persiapan Putaran kedua EPA.
Kelima pemain mengikuti jejak seniornya, Cerilus Seran dan Rizky Ramadhan yang pada musim 2024/2025 memperkuat Persita meraih Juara EPA U-20.
"untuk bisa masuk ke EPA tidaklah mudah. • para pemain berjuang keras untuk menghadapi persaingan ketat, seleksi teknis dan fisik, kedisiplinan dan mentalitas, kesiapan akademik dan sosial."|Hugo Nahak
Hugo, mengatakan, tantangan lainnya bagi para pemain dari daerah adalah masalah koneksi dan akses seleksi.
tidak semua daerah memiliki akses mudah ke seleksi klub besar.
Pemain dari daerah pelosok seringkali kesulitan, karena keterbatasan informasi, biaya perjalanan hingga minimnya jaringan pelatih.
cukup tahu • Hugo Nahak memiliki peran penting dalam mewujudkan mimpi para pemain muda menjadi pemain profesional.
Pengusaha Ban untuk mobil Truk dan Bus itu memang dikenal Konsisten dalam mengembangkan sepak bola akar rumput di Prov NTT.
Hugo berhasil meyakinkan banyak pencari bakat, bahwa; anak-anak NTT memiliki potensi besar.
dengan memiliki Jaringan Luas, Fokus dan Dedikasi, Hugo berhasil membawa para pemain muda ke Klub besar, seperti; Persita Tangerang.
Hugo, mengatakan, semua pemain dari Malaka FC yang tergabung di EPA Persita saat ini atas pilihan pelatih dan manajemen klub, berdasarkan hasil trial yang panjang.
"Saya dan isteri membawa mereka ke Jakarta untuk mengikuti trial selama 3-4 bulan atas ijin orang tua, keluarga dan dukungan dari Ketua Askab Manggarai Barat dan juga Asprov NTT."|Hugo Nahak
Bukan Statistik,
Hugo, mengatakan, kehadiran para pemain muda di EPA Persita bukan sekadar angka statistik, melainkan cerita, mimpi, pengorbanan dan harapan rakyat Prov NTT.
mereka ingin menjadi pemain profesional di Persita dan klub Super League lainnya. • tentunya juga menggapai mimpi sebagai pemain tim nasional, seperti halnya pemain timnas NTT yakni; Marcelino Ferdinan.
"Motivasi terbesar mereka, dari sepak bola bisa mengangkat harkat dan martabat keluarga,
Semua pemain ini terlahir dari keluarga sederhana, bukan keluarga berada."|Hugo Nahak
Hugo, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Zaki Iskandar sebagai Owner Persita Tangerang, kepada Pelatih Kepala EPA U20 Persita Tangerang, Coach Ilham Jaya Kesuma
Hugo, mengatakan, Sosok Eddy Syahputra, dinilai, banyak memberikan dorongan semangat kepada para pemain untuk tetap bekerja keras.
Pengalaman Eddy sebagai agen pemain kawakan memberikan tambahan motivasi yang tidak kecil bagi pemain muda di Malaka FC.
Keberhasilan anak-anak muda menembus skuat klub seperti Persita menjadi pemicu semangat mereka yang ada di NTT untuk bisa mengikuti jejak seniornya pindah ke Jawa.
meski begitu, perjalanan para pemain muda itu baru dimulai, tidak bisa berhenti, karena sudah menjadi bagian tim EPA klub yang berkiprah di Super League.
para pemain muda tidak hanya beradaptasi dengan latihan intensif dan standar profesional, tapi juga berada dalam atmosfir persaingan ketat dengan pemain muda dari seluruh Indonesia.
belum lagi harus menjaga mental agar tetap focus meski jauh dari keluarga.
"harapan besar kami orang NTT, dengan banyaknya anak-anak usia muda di EPA, dengan pengalaman mereka, mereka bisa mencetak prestasi di PON NTT NTB 2028 mendatang di cabor sepak bola."|Ildefonsa Nahak
Hugo, berpesan, para pemain yang sudah berhasil menjadi bagian klub professional terus berlatih, menghindari pergaulan bebas, narkoba.
Pengorbanan yang dilakukan akan menuai hasil di masa mendatang.
Para pemain dari Malaka FC yang memilih Bogor Rumpin Cikoleang sebagai Homebase tidak hanya mampu menembus EPA Persita, tapi juga membela klub lainnya di Liga 4, seperti; Robertus Juti dan Rey Halek yang pada musim lalu perkuat Klub Harimau Indonesia di putaran final Liga 4. • lalu Jerry Anugerah Hendrik yang berasal dari Kota Kupang, perkuat Dejan FC, Klub Liga 3 Indonesia, untuk musim 2025/2026.
berikut, Vito Bass, perkuat Persipasi Bekasi FC dan Egidius Nino, perkuat Patriot Bekasi FC Liga 4 Jawa Barat
Kemudian, Robertus Juti yg pada musim lalu perkuat Harimau Indonesia bersama Rey Halek pada putaran Nasional liga 4.
Robertus, saat ini menanti pembicaraan dengan klub Liga 3.
Ado Tetik Klau juga menanti pembicaraan dengan klub Liga 4.
bergabungnya para pemain muda NTT ke EPA Persita Tangerang dan klub-klub Liga 3 dan 4 bukan hanya kisah tentang sepak bola, tapi juga tentang mimpi, perjuangan, dan harapan.
ini adalah bukti bahwa; kerja keras, dukungan keluarga, dan peran dan pengaruh dari Hugo Venansius Nahak bisa mengubah jalan hidup anak-anak muda.
Prov NTT kini punya alasan lebih untuk percaya bahwa; sepak bola bisa menjadi jalan menuju masa depan cerah.
Kemudian, Robertus Juti yg pada musim lalu perkuat Harimau Indonesia bersama Rey Halek pada putaran Nasional liga 4.
Robertus, saat ini menanti pembicaraan dengan klub Liga 3.
Ado Tetik Klau juga menanti pembicaraan dengan klub Liga 4.
bergabungnya para pemain muda NTT ke EPA Persita Tangerang dan klub-klub Liga 3 dan 4 bukan hanya kisah tentang sepak bola, tapi juga tentang mimpi, perjuangan, dan harapan.
ini adalah bukti bahwa; kerja keras, dukungan keluarga, dan peran dan pengaruh dari Hugo Venansius Nahak bisa mengubah jalan hidup anak-anak muda.
Prov NTT kini punya alasan lebih untuk percaya bahwa; sepak bola bisa menjadi jalan menuju masa depan cerah.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Olahraga,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Hugo Nahak,
| Penerbit: Kupang TIMES



