Kenapa YA, Orang yang "Ngutang" Lebih Galak Dari Si Pemberi Hutang.?

Edisi : 144

Halaman 1

       Foto: Pixels, Ilustrasi

KUPANG TIMES - Apakah Mimin punya teman yang galak pas di tagih hutang,? Coba di tag, atau share yaa.! 

"Kenapa ya, yg ngutang lebih galak dari pada yg di utangin,"

"Konsep hutang: Yg ngutang, Pas Minjem melas bgt, pas di tagih lebih galak, dari yg minjemin, nagih sampek musuhan, akhirnya ikhlaskan demi pertemanan,"

"Kenapa ya, orang yang berutang justru bisa lebih galak saat ditagih,? Padahal, hak si pemberi utang untuk meminta pelunasan.?

Kurang lebih, itulah Testimoni dari Mimin, si Pemberi Hutang.! 

Ternyata Testimoni dari Mimin, ada penjelasan medisnya, menurut Psikolog Senior, Donna Gates:

Si Berutang Merasa Terancam, 

"secara psikologis, mereka yang berutang cenderung lebih galak saat di tagih, karena merasa terancam,"

"Sikap galak yang di tunjukkan, merupakan defense dari orang yang berutang untuk melindungi dirinya,"

"sebagian orang ketika merasa terancam atau tidak aman, mereka akan membesarkan diri seperti defense," 

"Reaksi ini juga bersifat emosional, karena tujuannya untuk melindungi diri secara cepat,"

"Jika mereka memiliki lebih banyak solusi atau antisipasi (untuk melunasi utangnya), mereka tidak mengeluarkan defense seperti ini,"

Tips jika ingin meminjamkan uang kepada orang lain dan bagaimana mengantisipasinya agar tak terjadi situasi yang tak enak saat menagih utang.? 

Perhatikan dan Pahami Aturan Mainnya:

1. Beri pinjaman dengan nominal yang Anda rela kehilangan jumlah uang tersebut. 

Ketika meminjamkan uang kepada orang lain, baik keluarga, sahabat, dan lain-lain, tetap ada risiko kehilangan uang yang dipinjamkan.

2. Buat aturan yang jelas saat memberikan pinjaman. 

Anda juga perlu tahu tujuan orang meminjam uang, berapa banyak yang dibutuhkan, kapan dan bagaimana mekanisme pengembaliannya.

3. Sebelum memberikan pinjaman, konsultasikan terlebih dulu kepada pasangan /orang lain atau mungkin mencari tahu apakah orang yang akan berutang itu punya kebiasaan meminjam uang kepada orang lain dan bertanggung jawab atas pinjamannya atau tidak.

Hal yang perlu di pertimbangkan, jika peminjam tidak bisa mengembalikan, apa Anda rela kehilangan uang tersebut atau tidak,? 

"Jangan berikan bantuan yang membuatmu bimbang,"

Dengan aturan peminjaman yang jelas, akan mengingatkan peminjam bahwa jika tidak berjalan baik, dia tidak akan bisa lagi meminjam. 

Pesan untuk yang mau berutang, 

Kepada mereka yang akan meminjam uang, perlu pula memperhatikan beberapa hal ini agar ke depannya tak terjadi perselisihan, ketika tiba saatnya pengembalian pinjaman: 

1. Beritahu alasan meminjam uang dan berapa banyak uang yang ingin dipinjam

Beritahu kapan akan mengembalikan pinjaman. 

2. Lakukan peminjaman secara profesional.

3. Jika ada syarat peminjaman seperti perjanjian hitam di atas putih, jaminan, ataupun bunga, hal tersebut adalah wajar.

4. Pilih syarat yang membuatmu tidak semakin terjerat dalam utang.

(W.J.B) 

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®