Edisi: 1.429
Halaman 8
Integritas |Independen |Kredibel
Potret: BPMI|Properti • Presiden RI Prabowo Subianto tinjau SPPG Palmerah dan ikut santap MBG, Selasa (02/06/26)
JAKARTA, KUPANG TIMES - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang.
Pencopotan Dadan diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Negara, Selasa (02/05/26) malam WIB.
"Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian di Badan Gizi Nasional,
Pertama, saudara Dadan sebagai Kepala BGN, Kedua saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala BGN, Ketiga, saudara Sony Sonjaya sebagai Wakil BGN, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini,
untuk selanjutnya presiden memutuskan mengangkat saudari Naniek Deyang sebagai Kepala BGN yang baru,
kemudian saudari Agustina Arumsari, dan saudara Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru."|Prasetyo Hadi (Mensesneg RI)
cukup tahu • BGN adalah lembaga non-kementerian yang bertugas memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi seluruh masyarakat lewat program makan bergizi gratis (MBG).
Dadan tercatat Kepala BGN pertama yang dilantik Presiden RI Prabowo Subianto.
Dadan menduduki jabatan tersebut sejak Agustus 2024, sebelum akhirnya dicopot.
Dadan didampingi tiga wakil, antara lain: Sony Sonjaya selaku Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi • Lodewyk Pusung menjabat Wakil BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan • dan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Wakil BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.
di masa kepemimpinan Dadan, banyak terjadi kasus keracunan anak sekolah penerima manfaat program makan bergizi gratis (MBG) yang dikelola BGN.
Kasus-kasus itu membuat BGN membekukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab sebagai pemasok menu MBG.
data terbaru, terhitung sejak program MBG dimulai pada tanggal 6 Januari 2025 sampai tanggal 29 Mei 2026, dari total 27.208 SPPG yang saat ini sudah beroperasi di seluruh Indonesia, sebanyak 8.182 SPPG sudah pernah di-suspend.
MBG sendiri merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo.
Program ini telah disosialisasikan Prabowo sejak kampanye pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Berdasarkan data yang dirilis 3 Maret 2026, jumlah penerima manfaat program MBG telah mencapai 61.239.037 orang, dengan 49.057.682 di antaranya merupakan siswa sekolah.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Hukum, Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Kemensetneg RI,
| Penerbit: Kupang TIMES

