Menkeu RI Purbaya JANJI Bisa Pulihkan Keuntungan Pedagang Tahu dan Tempe.!

Edisi: 1.434
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: KMP|Properti

JAKARTA, KUPANG TIMES - Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa meyakini penguatan nilai tukar rupiah ke depan bakal membantu memulihkan keuntungan para pedagang tahu dan tempe yang belakangan tertekan akibat kenaikan biaya produksi.

Kan, saya dengar penjual tempe, penjual tahu sudah tergerus keuntungannya atau terpaksa menaikkan harga karena bahan bakunya masih diimpor, yang jelas itu akan menaikkan cost of production mereka."|Purbaya (Menkeu RI), saat konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (06/06/26).

Purbaya mengatakan, pelemahan rupiah selama ini berdampak langsung terhadap harga bahan baku kedelai yang sebagian besar masih diimpor. 

Kondisi tersebut, membuat margin keuntungan pedagang menyusut berujung menaikkan harga jual kepada konsumen.

Kita akan mendukung bank sentral memperkuat koordinasi supaya kebijakan semakin sinkron supaya dampak kebijakan antara moneter dan fiskal lebih signifikan ke perekonomian."|Purbaya (Menkeu RI) 

eks boss LPS itu meyakini, sinergi kebijakan antara BI dan Kemenkeu RI akan mengembalikan kepercayaan pasar terhadap rupiah sehingga nilai tukar bisa balik menguat.

Rupiah yang lebih stabil sehingga para pedagang tahu tempe dan ibu-ibu rumah tangga juga bisa merasakan harga yang lebih baik, dan tidak terbebani lagi beban hidupnya tidak mengalami keadaan beban hidup yang terlalu signifikan."|Purbaya (Menkeu RI) 

Purbaya Janji Biaya Produksi Tahu dan Tempe Turun, Jika Rupiah Menguat, 

di kesempatan terpisah, Purbaya menekankan, pentingnya menjaga permintaan dan stabilitas nilai tukar.

yang pertama kita mesti pastikan demand-nya terjaga.. Jadi ada yang beli."|Purbaya (Menkeu RI), saat di Kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Purbaya mengatakan, selain itu, pemerintah bakal berupaya memastikan biaya produksi tahu dan tempe bisa kembali turun melalui penguatan rupiah.

terus yang kedua, kalau rupiah yang menguatkan, otomatis cost of production mereka turun.. itu yang kita akan pastikan terjadi dalam beberapa waktu ke depan."|Purbaya (Menkeu RI) 

Meski tidak menjanjikan insentif khusus, Bendahara Negara optimistis kondisi pedagang tahu dan tempe akan membaik apabila stabilisasi rupiah berjalan sesuai harapan.

tergantung keberhasilan kita menjalankan nilai tukar, kan.. tapi saya rasa akan berhasil.. perlu kerja sama yang keras."|Purbaya (Menkeu RI) 

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Ekonomi, Perdagangan, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Kemenkeu RI, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®