Edisi: 1.399
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - 'Prabowo berseloroh dengan massa Buruh di Peringatan May Day 2026, di Monas.'
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berseloroh dengan massa buruh yang memperingati Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jakarta.
di hadapan para serikat pekerja, Prabowo mengatakan, dirinya lah Presiden Indonesia, bukan Teddy Indra Wijaya.
Momen itu terjadi saat awal pidato Prabowo di podium May Day 2026.
Prabowo menyapa para pejabat yang hadir, mulai dari Kepala Kepolisian RI, Jenderal Listyo Sigit Prabowo • Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli hingga Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
sebagian massa Buruh yang hadir berteriak saat Prabowo akan menyebut nama Teddy.
"Sekretaris Kabinet RI."|Prabowo (Presiden RI) sebelum terpotong Jeritan Penonton.
Prabowo pun menghentikan pembacaan sambutannya dan melihat ke arah orang-orang yang berteriak.
"Belum saya sebut nama, kalian sudah teriak.. yang teriak emak-emak semuanya itu."|Prabowo (Presiden RI)
eks menteri pertahanan itu pun berseloroh kepada penonton.
"Eh, gue presidennya, bukan dia.. Gue presidennya."|Prabowo (Presiden RI) yang diikuti sorak sorai massa Buruh.
cukup tahu • tahun ini, sejumlah serikat pekerja dan federasi buruh di berbagai daerah menggelar peringatan May Day, Jum'at, 1 Mei 2026.
Peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta terbelah di dua titik lokasi, antara lain: di area Monas, Jakarta Pusat dan depan Gedung Parlemen DPR-RI, Senayan Jakarta.
Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia bersama Partai Buruh melakukan May Day di Monas.
Namun bukan aksi penyampaian tuntutan, May Day di Monas dilakukan dalam bentuk perayaan dengan menghadirkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea mengatakan, kepala negara bakal memberi kejutan bagi para serikat pekerja dalam perayaan May Day 2026.
Kejutan itu akan disampaikan langsung oleh Prabowo saat hadir di atas panggung perayaan.
“Ada kaitannya dengan ojek online, ratifikasi ILO, dan kebijakan kesejahteraan buruh."|Andi (Presiden KSPSI) dalam konferensi pers di The Grand Mansion, Menteng, Jakarta, Rabu (29/04/26)
Andi mengatakan, Presiden Prabowo akan memberikan hadiah bagi para buruh berupa: baju kaos dan payung di perayaan May Day 2026.
Baju Kaos tersebut didesain langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.
Sejumlah organisasi serikat pekerja memilih tidak bergabung dalam perayaan May Day 2026 di Monas bersama penguasa.
Mereka yang menolak itu tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat atau Gebrak.
Aliansi ini terdiri dari Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), Federasi Serikat Buruh Makanan dan Minuman (FSBMM), serta organisasi dari berbagai unsur elemen masyarakat.
Mereka bakal berdemonstrasi menyampaikan tuntutan di depan gedung Parlemen DPR-RI, Jakarta saat peringatan Hari Buruh pada Jumat siang,1 Mei 2026.
Ketua Konfederasi KASBI, Sunarno mengatakan, akan ada sekitar 10 ribu orang yang berunjuk rasa di depan gedung Parlemen.
“Kami mengusung tema May Day bersama Rakyat."|Sunarno (Ketua Konfederasi KASBI), Kamis (31/04/26)
Sunarno mengatakan, aksi yang digelar kelompoknya berbeda dengan yang diselenggarakan oleh KSPSI di Monas.
Sunarno mengatakan, peringatan Hari Buruh di depan gedung DPR-RI sebagai aksi yang mandiri dan independen.
“Perayaan May Day yang diselenggarakan di Monas menurut kami syarat dengan narasi mainstream dan kooptasi kekuasaan."|Sunarno (Ketua Konfederasi KASBI)
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: KSPSI, KASBI, Setpres YouTube channel,
| Penerbit: Kupang TIMES
