Edisi: 1.415
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (18/05/26).
Kegiatan tersebut mencakup Gelombang V (Klasikal) dan Gelombang X (Distance Learning) yang diikuti peserta dari lingkup Pemerintah Prov NTT serta sejumlah pemerintah kabupaten, antara lain: Kabupaten Ende • Sumba Tengah • Sumba Barat Daya • Belu • Kupang • Rote Ndao • Alor • Sabu Raijua • Timor Tengah Selatan • Malaka • Manggarai • dan Manggarai Barat.
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena mengatakan, dengan adanya kegiatan Latsar tersebut, bisa menciptakan ASN yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki empati sosial, kemampuan adaptasi tinggi, serta komitmen kuat dalam menghadirkan pelayanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat.
dalam sambutannya, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menegaskan, pelatihan dasar CPNS merupakan gerbang awal pembentukan karakter aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, adaptif, serta mampu menjawab tantangan zaman.
“Latsar menjadi tonggak awal transformasi saudara-saudari sekalian dari seorang calon menjadi aparatur sipil negara yang sejati,
ASN masa kini harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
eks Legislator RI itu, menekankan, pentingnya ASN memahami dan menjalankan tiga fungsi utama, yaitu: sebagai pelaksana kebijakan publik yang patuh terhadap regulasi, pelayan masyarakat yang mengedepankan kepuasan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa.
paradigma kerja ASN harus berubah dari pola kerja konvensional menuju sistem kerja berbasis kinerja, disiplin, profesionalisme, inovasi, dan adaptasi terhadap perkembangan digital.
“Sudah tidak ada lagi pola kerja sekadar datang, absen, pulang,
ASN ke depan harus bekerja seperti sektor profesional: berbasis hasil, disiplin, dan inovatif.
mereka (ASN) yang mampu menghadirkan gagasan baru akan menjadi motor perubahan."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan di unit kerja masing-masing, terus meningkatkan kapasitas diri, serta memiliki semangat willingness to change dalam menghadapi dinamika pembangunan daerah.
Secara khusus, mendorong ASN muda untuk aktif mendukung program pemberdayaan ekonomi lokal, salah satunya melalui promosi dan pembelian produk UMKM yang dipasarkan melalui NTT Mart sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di Prov NTT.
“ASN NTT harus menjadi cahaya perubahan, hadir membawa solusi, melayani dengan hati, dan menjadi penggerak terwujudnya NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
Sementara itu, Plt. Kepala BPSDMD Prov NTT, Flavianus Dua, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan dasar CPNS tahun 2026 bertujuan membentuk ASN profesional yang memenuhi standar kompetensi jabatan sebagai pelayan masyarakat.
Flavianus menjelaskan, pelatihan dilaksanakan selama 65 hari kerja dengan total setara 599 jam pembelajaran, meliputi pembelajaran mandiri, distance learning, aktualisasi di tempat kerja, dan pembelajaran klasikal.
Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah CPNS yang telah mengikuti Latsar pada tahun 2026 sebanyak 1.720 peserta, sementara 4.066 CPNS lainnya masih akan mengikuti pelatihan pada gelombang berikutnya.
Khusus untuk lingkup Pemerintah Prov NTT, yang sudah mengikuti latsar sebanyak 80 orang, yang sedang dan akan disertakan di gelombang-gelombang ke depan sejumlah 1.229 orang.
Flavianus mengungkapkan, pada kegiatan pembukaan tersebut sebanyak 160 peserta hadir secara klasikal, sedangkan 970 peserta mengikuti secara virtual.
Plt. Kepala BPSDMD Prov NTT juga menyampaikan bahwa salah satu agenda unggulan dalam pelatihan ini adalah kunjungan edukatif ke NTT Mart sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Ayo Beli NTT, yang hingga saat ini telah diikuti oleh 1.760 peserta.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Hukum, Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Humas Pemprov NTT, BPSDMD Prov NTT,
| Penerbit: Kupang TIMES


