Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia: "Cadangan BBM Nasional Masih Cukup untuk 20 Hari.!"

Edisi: 1.339
Halaman 4
Integritas |Independen |Kredibel


JAKARTA, KUPANG TIMES - 'Konflik antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat menyebabkan Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi BBM dunia, ditutup.'

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI, Bahlil Lahadalia memastikan, cadangan bahan bakar minyak nasional masih cukup di tengah konflik di Timur Tengah. 

Konflik antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran yang menyebabkan Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi BBM dunia, ditutup oleh otoritas Iran.

Bahlil mengatakan, cadangan BBM di Indonesia masih cukup untuk hampir tiga pekan. 

"Masih cukup (untuk) 20 hari."|Bahlil (Menteri ESDM RI) saat menghadiri rapat dengan Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (02/03/26) 

Bahlil mengatakan, konflik Iran dengan Israel-AS belum berdampak terhadap subsidi energi di tanah air. 

"Sampai hari ini (subsidi BBM) enggak ada masalah, tapi kan harga dunia pasti akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik terus memanas di Timur Tengah."|Bahlil (Menteri ESDM RI)

Ketum Golkar itu, mengatakan, meski begitu, dirinya menyoroti penutupan Selat Hormuz di Iran akibat konflik. 

Bahlil mengatakan, penutupan jalur distribusi BBM perlu diantisipasi pemerintah Indonesia. 

"Karena bagaimana pun kita masih melakukan impor (bahan bakar minyak) sebelum Lebaran."|Bahlil (Menteri ESDM RI)

Bahlil mengatakan, dirinya akan rapat dengan Dewan Energi Nasional untuk membahas mitigasi penutupan Selat Hormuz. 

"Besok (Selasa) saya akan rapat dengan Dewan Energi Nasional, 

setelah itu baru saya akan menyampaikan hasil analisa dan kajian dari DEN."|Bahlil (Menteri ESDM RI)

Harga Minyak Dunia Naik, 

Harga minyak dunia kembali melonjak pada perdagangan Senin, (02/03/26) seiring memanasnya konflik Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. 

Kenaikan harga juga dipengaruhi penutupan salah satu jalur vital perdagangan minyak global, Selat Hormuz, oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Mengutip data Trading Economics, harga minyak mentah Brent sempat melonjak sampai 12% pada Senin pagi atau pembukaan perdagangan. 

Harga minyak mentah Brent menembus USD 78,2 per-barel atau naik dibanding penutupan perdagangan 28 Februari yang tercatat USD 72,8 per-barel.

sedangkan harga minyak mentah West Texas intermediate (WTI) naik menjadi sekitar USD 71,9 per-barel, melambung, dibanding penutupan perdagangan Sabtu (28/02/26) yang tercatat USD 67,2 per-barel.

Ketegangan di Timur Tengah memuncak setelah militer Amerika Serikat dan Israel melancarkan agresi gabungan terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. 

Presiden AS, Donald Trump mengatakan, serangan tersebut menewaskan pimpinan tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. 

Serangan balasan dilakukan Iran dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke Israel dan ke beberapa pangkalan militer di Timur Tengah tempat pasukan AS beroperasi. 

Kondisi konflik belum menunjukan tanda-tanda mereda. 

Presiden AS, Donald Trump mengungkapkan kemungkinan perang dengan Iran bisa berlangsung selama empat minggu ke depan, dikutip dari Daily Mail, Senin (02/03/26). 

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Migas, Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: DEN, Kementerian ESDM RI, Daily Mail, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®