Edisi: 1.314
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
YOGYAKARTA, KUPANG TIMES - Akademisi, Rocky Gerung menjadi salah satu pembicara dalam sebuah forum di Fakultas Isipol Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Selasa, (03/02/26) yang membahas masa depan demokrasi di Tanah Air.
dalam kesempatan tersebut, Rocky membedah pemikiran-pemikiran 3 (tiga) tokoh yang tidak bercacat, antara lain: Panglima Besar Jenderal Soedirman • Tan Malaka • dan Jenderal Hoegeng Iman Santosa.
saat membahas pemikiran Kapolri Ke-5 itu, Rocky Gerung mengungkapkan, dua bulan lalu, sebelum meninggal, Meriyanti Roeslani, isteri Jenderal Hoegeng, mengundangnya untuk mengobrol di kediaman perempuan yang disapanya Tante Meri itu.
dalam obrolan tersebut, Meri mengingat masa lalu ketika bersama Jenderal Hoegeng.
tante Meri mengatakan, dirinya bersedih, karena tidak diizinkan bertemu dengan sanak keluarganya yang ada di Belanda.
meski mengantongi uang gulden yang cukup dari pemberian keluarganya yang ada di Belanda, Jenderal Hoegeng tetap melarangnya dengan alasan nanti orang akan berpikiran dan bahkan menuduh dialah yang telah memberi uang kepada istrinya untuk ke Belanda.
alasan telah memiliki uang yang cukup pemberian keluarganya, tetap tidak menggoyahkan hati sang Jenderal.
Hoegeng beralasan karena ia adalah isteri Kapolri.
"Hebat, Kapolri Jenderal Hoegeng menjaga reputasinya dan tidak membuka peluang sedikit pun untuk orang lain menuduhnya yang tidak benar."|Rocky Gerung (Akademisi)
cukup tahu • Isteri Jenderal Hoegeng, Meriyanti Roeslani, meninggal dunia, Selasa (03/02/26) dalam usia tepat 100 tahun.
selama mendampingi Hoegeng sejak menikah pada 1946, banyak suka duka yang telah dilalui.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Sejarah, Sosial, Pendidikan,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Rocky Gerung,
| Penerbit: Kupang TIMES

