Edisi: 1.523
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES – Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon meresmikan peluncuran 5 (lima) jilid pertama buku 'Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global.' • Senin (31/8/2026).
Fadli mengatakan, peluncuran lima jilid pertama buku sejarah tersebut merupakan penyempurnaan dari soft launching yang sebelumnya dilakukan pada 14 Desember 2025.
"Kita meresmikan seri 'Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global', satu karya historiografi bangsa yang disempurnakan secara menyeluruh sejak soft launching pada tanggal 14 Desember 2025 yang lalu."|Fadli Zon, dalam Taklimat Media di Jakarta Pusat, Senin (31/08/26)
Fadli mengatakan, karya monumental ini menjadi jawaban atas aspirasi panjang para sejarawan dan akademisi serta menghadirkan pemutakhiran sejarah nasional secara komprehensif setelah hampir dua dekade lamanya tidak mengalami peremajaan substansial.
Politikus Partai Gerindra itu mengklaim, sejak awal proses penyusunan, Kementerian Kebudayaan secara konsisten hanya menempatkan diri sebagai fasilitator.
"Substansi, metodologi, dan narasi sepenuhnya diserahkan kepada para sejarawan secara independen kepada tim penulis untuk menjaga objektivitas, kebebasan akademik."|Fadli Zon
Fadli mengatakan, negara bertugas untuk menjamin wadah bagi pencarian, pengujian, pengayaan pemahaman sejarah secara terbuka, objektif, dan bisa dipertanggungjawabkan.
"ini merupakan persembahan dari 123 pakar, yang terdiri atas penulis, editor jilid, editor umum, dari 34 perguruan tinggi dan juga lembaga, 11 lembaga independen di seluruh Indonesia."|Fadli Zon
Fadli mengatakan, Kehadiran buku sejarah ini, membawa misi besar untuk mengubah paradigma lama di mana sejarah bukan lagi sekadar instrumen hafalan tokoh dan sebuah peristiwa.
"Sejarah bukan lagi sekadar hafalan tanggal, nama tokoh, dan instrumen untuk mengasah nalar kritis, memahami akar persoalan kontemporer, dan memetakan arah masa depan bangsa melalui ruang dialog yang sangat terbuka."|Fadli Zon
Fadli mengatakan, seluruh berkas buku yang diluncurkan hari dapat diunduh secara gratis oleh masyarakat luas melalui platform digital pustakabudaya.id.
Fadli mengungkapkan, ini merupakan komitmen pemerintah untuk memperluas dan memeratakan akses masyarakat terhadap pengetahuan sejarah.
Pemerintah juga menyiapkan langkah pengamanan terhadap berkas digital agar isi buku tidak mudah diubah secara sembarangan oleh orang.
"ini sudah ada watermark, sudah dienkripsi, supaya enggak diutak-atik, diubah-ubah gambarnya oleh orang yang mungkin iseng-iseng."|Fadli Zon
Cara Unduh dan Baca Gratis Buku Sejarah Indonesia,
Lima jilid buku yang sudah dirilis tentunya dapat dibaca masyarakat secara gratis.
simak cara mengunduhnya melalui situs Pustaka Budaya, antara lain:
1. Kunjungi laman pustakabudaya.id
2. Jika belum memiliki akun silakan membuat akun terlebih dahulu.
3. Setelah mendaftar, Anda akan diarahkan ke pesan verifikasi melalui email.
4. Akun yang telah berhasil diverifikasi akan otomatis kembali ke Pustaka Budaya.
5. Sementara jika sudah memiliki akun bisa langsung masuk menggunakan alamat email dan kata sandi yang telah didaftarkan.
6. Kemudian pada dashboard klik Jelajah Katalog atau menu Katalog
7. Pilih jilid yang ingin dibaca dan klik Lihat Buku.
8. Anda dapat melihat informasi buku dan membaca preview sebelum melakukan peminjaman.
9. Untuk membaca buku secara lengkap pilih Pinjam Buku.
Konfirmasi Peminjaman untuk mendapatkan akses selama 30 hari.
10. Buku yang telah dipinjam akan langsung muncul di bagian Pinjaman Aktif di dashboard. • Pilih Baca Sekarang untuk mengakses buku.
di mode baca, Anda dapat langsung membaca versi digital dengan watermark atau menekan tombol unduh untuk menyimpan salinan PDF.
11. Apabila sudah selesai membaca silakan klik Selesai Baca untuk mengakhiri peminjaman dan mengembalikan buku.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Sejarah, Pendidikan, Edukasi,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Kementerian Kebudayaan RI,
| Penerbit: Kupang TIMES

