Edisi: 1.526
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
'Perubahan itu akan diberlakukan setelah Peraturan Kepala Badan yang mengatur skema baru diterbitkan.'
JAKARTA, KUPANG TIMES – Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN Sudaryono mengatakan pemerintah segera mengubah skema insentif bagi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang selama ini menerima IDR 6 Juta per-hari.
Perubahan tersebut akan diberlakukan setelah peraturan kepala badan yang mengatur skema baru diterbitkan.
Sudaryono mengatakan, peraturan tersebut telah diajukan dan diharapkan terbit pada pekan ini.
Sudaryono berencana mengumumkan perubahan skema insentif tersebut, Jum'at (04/09/26) atau atau paling lambat, Senin (07/09/26) /hari ini.
“tinggal nunggu waktu, saya harapkan mungkin hari ini atau besok sudah keluar."|Sudaryono (Kepala BGN) saat ditemui seusai rapat bersama Komisi IX DPR-RI, Senayan, Jakarta, Kamis (03/09/26)
Sudaryono mengatakan, perubahan skema dilakukan, karena pemberian insentif dengan nilai sama kepada seluruh dapur SPPG dinilai tidak adil.
selama ini, dapur dengan kapasitas produksi berbeda dapat menerima insentif IDR 6 Juta.
“ada dapur bikin 3.000 porsi, ada yang 2.000 porsi, ada yang dapur 2.500 porsi. • dibayar semua IDR 6 Juta kan enggak adil."|Sudaryono (Kepala BGN)
Sudaryono mencontohkan, SPPG yang memproduksi 2.000 porsi dan menerima insentif IDR 6 Juta berarti mendapatkan nilai insentif IDR 3.000 untuk setiap porsi.
Sementara dapur dengan produksi 3.000 porsi menerima nilai insentif per-porsi yang berbeda.
Karena itu, besaran insentif dalam aturan baru tidak akan lagi disamaratakan untuk setiap dapur.
“Sekarang tidak, ya, tidak rata semua kemudian satu dapur semua kemudian dibayar IDR 6 Juta. • Itu tidak adil."|Sudaryono (Kepala BGN)
Sudaryono mengatakan, skema insentif IDR 6 Juta masih mengacu pada peraturan lama.
Skema baru baru dapat diterapkan setelah Perbadan yang diajukan tersebut terbit.
“Semenjak saya jadi Kepala Badan, saya sudah mengajukan Peraturan Kepala Badan yang harapannya di minggu ini sudah keluar, sehingga di minggu ini rencana besok atau Senin saya mau umumkan perubahan insentif itu."|Sudaryono (Kepala BGN)
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Hukum,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Komisi IX DPR-RI, BGN,
| Penerbit: Kupang TIMES
