RUPS Bank NTT 2026, Pemegang Saham Sepakat Restrukturisasi Direksi dan Beri Tambahan Modal.!

Edisi: 1.421
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel

Potret: KT|Properti • Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menyampaikan hasil RUPS Bank NTT, Minggu (24/05/26) 

KUPANG TIMES - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Tahun 2026 PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur, berlangsung marathon hingga hampir pukul 19:00 WITA, di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Minggu (24/05/26).

dalam rapat yang diikuti 22 Kepala Daerah Kabupaten /Kota selaku pemegang saham bersama pihak Bank Jatim tersebut, sepakat mengambil sejumlah keputusan strategis untuk memperkuat kinerja dan transformasi Bank NTT ke depan.

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena bersama para pemegang saham, mengatakan, rapat berlangsung konstruktif dengan pembahasan yang mendalam terkait kondisi internal perbankan, mulai dari pengembangan aset, bisnis, hingga strategi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Diskusinya sangat bagus.!

Kami mengecek betul satu per satu parameter dari Bank NTT, baik dari segi aset, pengembangan bisnis, dari segi CAR (Capital Adequacy Ratio atau Rasio Kecukupan Modal), dan sebagainya,

Kami semua kepala daerah sudah berkomitmen juga untuk bersama-sama membesarkan Bank NTT dan semakin berkontribusi untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat di berbagai bidang, 

Kepala daerah jadi semakin memahami isi perut perbankan."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT) 

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena mengungkapkan, dalam RUPS Tahunan, para pemegang saham menerima laporan kinerja direksi dan komisaris Bank NTT. 

selain itu, pembagian dividen diputuskan tetap sama /atau tidak berubah seperti tahun sebelumnya.

di dalam RUPS tersebut, para pemegang saham menekankan, pentingnya peran Bank NTT dalam mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah Prov NTT. 

Direksi dan Komisaris harus mendukung program prioritas pemerintah daerah,

Minimal ada satu program strategis di tiap Kabupaten/Kota yang didukung Bank NTT."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT) 

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena mengatakan, dalam RUPS Luar Biasa, para pemegang saham sepakat untuk melakukan penyesuaian struktur organisasi sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

sesuai dengan konsultasi dan rekomendasi OJK terkait dengan struktur awal mula diputuskan 7 direksi dan 5 komisaris, saat ini kembali menjadi 5 direksi dan 3 komisaris.

Posisi Direktur Kepatuhan Bank NTT resmi dijabat oleh Revi Adiana Silawati, perwakilan dari Bank Jatim yang telah dinyatakan lolos uji OJK.

Beliau memiliki pengalaman sekitar 30 tahun di dunia perbankan dan berasal dari Bank Jatim, 

Pak Chris (Adoe) tadi kami sudah berhentikan dengan hormat, dan sesuai rekomendasi OJK, Ibu Revi dari Bank Jatim sudah disetujui menggantikan Pak Chris Adoe, 

Rencananya akan dilantik pada hari Selasa pukul 14:30 WITA."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT) 


Perseroda, 

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena mengatakan, forum RUPS telah menyetujui perubahan status PT Bank NTT menjadi Bank NTT Perseroda sesuai rekomendasi Kemendagri serta hasil konsultasi bersama pihak Pemerintah Provinsi NTT dan DPRD Prov NTT.

"Kami juga sepakat mengubah badan hukum Bank NTT menjadi Bank NTT Perseroda, sesuai rekomendasi dari Kemendagri."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT) 

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena mengatakan, dalam RUPS juga ditetapkan pengajuan atau pengusulan calon komisaris independen Bank NTT yang baru, yakni: Flouri Rita Wuisan, untuk melengkapi struktur kepengurusan Bank NTT.

RUPS Luar Biasa, 

eks Legislator RI itu, mengungkapkan, dalam RUPS Luar Biasa disepakati penambahan modal untuk Bank NTT, tidak hanya dalam bentuk uang tunai, bisa dalam bentuk aset seperti tanah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan Bank NTT.

Pemerintah Prov NTT menambah penyertaan modal sebesar IDR 30 Miliar, Kabupaten Malaka IDR 5 Miliar, dan Kabupaten Alor IDR 3 Miliar.

Pihak pemegang saham optimistis berbagai keputusan strategis tersebut akan membawa Bank NTT menjadi lebih kuat dan kompetitif. 

Kami semua kepala daerah berkomitmen membesarkan Bank NTT, agar semakin berkontribusi bagi pelayanan masyarakat di berbagai bidang."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT) 

KUR, 

Politikus Golkar itu, menjelaskan, terkait Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank NTT senilai IDR 350 Miliar yang dapat dimanfaatkan masyarakat. 

saat ini kita sudah punya KUR senilai IDR 350 Miliar, yang terbagi untuk Pekerja Migran IDR 50 Miliar dan IDR 300 Miliar untuk UMKM,

Saya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan KUR Bank NTT ini dengan baik, 

teman-teman pekerja migran silakan berkomunikasi dengan Bank NTT,

ada KUR IDR 50 miliar yang disiapkan.. Pelaku usaha produktif yang selama ini sulit mengakses perbankan juga silakan memanfaatkan fasilitas ini."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT) 


cukup tahu • Dirut Bank NTT, Charlie Paulus mengatakan, pelayanan KUR mulai diterapkan awal bulan Juni 2026.

sebelumnya, Posisi Direktur Kepatuhan Bank NTT dijabat oleh Chris Adoe. 

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Perbankan, Keuangan, Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Humas Pemprov NTT, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®