Edisi: 1.404
Halaman 4
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi NTT Tahun 2027 di Hotel Aston Kupang, Kamis (07/05/26).
dalam sambutannya, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menegaskan, Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis untuk menyatukan visi, arah kebijakan, dan langkah pembangunan daerah agar lebih terukur, terintegrasi, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“melalui forum ini, kita ingin memastikan seluruh proses perencanaan pembangunan berjalan selaras, terukur, dan benar-benar berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat NTT."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT)
eks Legislator RI itu, mengatakan, masyarakat NTT menaruh harapan besar terhadap hasil Musrenbang agar setiap program dan kebijakan yang dirumuskan mampu menjawab kebutuhan riil daerah, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menjelaskan, RKPD Tahun 2027 merupakan penjabaran tahun ketiga dari RPJMD Provinsi NTT Tahun 2025–2029.
Karena itu, dokumen tersebut harus mampu menerjemahkan visi pembangunan daerah ke dalam program dan kebijakan yang konkret, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
RKPD Tahun 2027 mengusung tema 'Peningkatan Layanan Dasar, Sumber Daya Manusia, dan Produktivitas Perekonomian.'
Tema tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar yang berkualitas sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia dan produktivitas ekonomi daerah.
dalam paparannya, Gubernur Prov NTT Melki Laka Lena memaparkan 5 (lima) prioritas utama pembangunan Prov NTT Tahun 2027, antara lain:
Prioritas PERTAMA • peningkatan kualitas layanan dasar dan penguatan sumber daya manusia.
Pemerintah Provinsi NTT akan fokus pada percepatan penurunan stunting, peningkatan layanan kesehatan, peningkatan mutu pendidikan, penguatan pendidikan vokasi, perlindungan sosial, dan pengentasan kemiskinan.
“Kita terus berupaya menurunkan angka stunting dengan target prevalensi pada tahun 2027 berada di kisaran 30,70 persen dari capaian tahun 2024 sebesar 37% berdasarkan SSGI,
ini hanya bisa dicapai melalui sinergi pemerintah, keluarga, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT)
Prioritas KEDUA • peningkatan produktivitas dan transformasi ekonomi berbasis potensi unggulan daerah.
Pemerintah Provinsi NTT akan terus mendorong hilirisasi sektor unggulan, seperti: pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, dan pariwisata, sekaligus memperkuat UMKM, koperasi, BUMDes, dan ekonomi kreatif.
Politikus Golkar itu, menegaskan, pengembangan ekonomi daerah akan diperkuat melalui program OVOP (One Village One Product), OCOP (One Community One Product), dan OSOP (One School One Product).
“Kita ingin produk-produk unggulan daerah tidak berhenti pada produksi bahan mentah saja, tetapi diolah, dipasarkan, dan memiliki nilai tambah,
Karena itu kita perkuat pemasaran melalui NTT Mart di 22 kabupaten/kota dan marketplace berbasis digital."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT)
Prioritas KETIGA • peningkatan konektivitas dan pemerataan infrastruktur dasar.
sebagai provinsi kepulauan, menurut Melki, konektivitas menjadi kunci pembangunan NTT.
Pemerintah akan fokus pada penguatan transportasi dan logistik antarwilayah, penyediaan air bersih, sanitasi, listrik, perumahan, serta pengembangan kawasan strategis dan wilayah perbatasan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata.
Prioritas KEEMPAT • penguatan ketahanan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.
Pemerintah Prov NTT menilai perubahan iklim, krisis air, dan ancaman bencana sebagai tantangan nyata yang harus diantisipasi secara serius.
Karena itu, pembangunan ke depan diarahkan pada penguatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, pengelolaan sampah dan limbah secara berkelanjutan, penguatan ketahanan pangan dan air, serta peningkatan kapasitas daerah dalam menghadapi risiko bencana.
Prioritas KELIMA • penguatan tata kelola pemerintahan dan kapasitas fiskal daerah.
Pemerintah Prov NTT ingin membangun birokrasi yang lebih cepat, efektif, adaptif, dan berorientasi pada hasil melalui optimalisasi pendapatan daerah, penguatan pengelolaan aset, percepatan digitalisasi pemerintahan, dan integrasi data pembangunan.
“Kita ingin setiap kebijakan dan program dilaksanakan secara tepat sasaran, efisien, dan akuntabel."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT)
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena optimis, implementasi berbagai prioritas pembangunan tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi NTT menjadi lebih kuat, inklusif, dan berkualitas.
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena berharap, pertumbuhan ekonomi NTT pada tahun 2027 meningkat di atas capaian tahun 2025 sebesar 5,14%, dengan sektor konstruksi, pertanian, kehutanan, perikanan, industri pengolahan, serta akomodasi dan makanan-minuman menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi daerah.
selain itu, Pemerintah Prov NTT menargetkan tingkat pengangguran terbuka berada pada kisaran 2,30 hingga 2,89%, serta menekan angka kemiskinan lebih rendah dari capaian tahun 2025 sebesar 17,5%.
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menegaskan, Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyatukan aspirasi pembangunan dari tingkat desa hingga provinsi agar selaras dengan agenda pembangunan nasional.
melalui forum ini, pemerintah ingin menginventarisasi berbagai persoalan strategis daerah, seperti: ketahanan pangan dan air, pengembangan energi baru terbarukan, transformasi digital desa, peningkatan mutu layanan kesehatan dan pendidikan, penguatan daya dukung lingkungan hidup, hingga perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
“Musrenbang ini harus mampu menghasilkan program yang inovatif, terukur, realistis, dan berdampak nyata bagi masyarakat."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT)
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menekankan, pentingnya sinergi pentahelix antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, insan pers, dan masyarakat sebagai kunci utama percepatan pembangunan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.
cukup tahu • Turut hadir dalam kegiatan Musrenbang 2027, antara lain: Wakil Gubernur Prov NTT, Johni Asadoma • Anggota DPD-RI NTT, Abraham Paul Liyanto • Ketua dan anggota DPRD Prov NTT • unsur Forkopimda Prov NTT • para Kepala Daerah se-NTT • Plh. Sekretaris Daerah Prov NTT • pimpinan instansi vertikal • pimpinan perguruan tinggi • lembaga mitra pembangunan • serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Prov NTT.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Hukum, Politik, Pembangunan,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Humas Pemprov NTT,
| Penerbit: Kupang TIMES


