Edisi: 1.348
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Prov NTT yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (12/03/26) sore.
Rapat Koordinasi tersebut membahas sejumlah agenda strategis, antara lain: antisipasi arus mudik Idul Fitri • Ketersediaan Bahan Pokok Pangan • BBM • Pengawasan Perlintasan Ilegal Di Wilayah Perbatasan • Pencegahan Konflik Sosial di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Alor.
dalam arahannya, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menegaskan, Pemerintah Prov NTT melalui Dinas Perhubungan bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) telah melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan yang beroperasi, khususnya di Pulau Timor, untuk memastikan keselamatan transportasi menjelang arus mudik.
selain itu, Dinas Perhubungan juga terus berkoordinasi dengan berbagai mitra transportasi melalui berbagai forum koordinasi untuk memastikan pelayanan transportasi selama masa mudik berjalan dengan baik.
“Transportasi arus mudik harus dipastikan aman, terutama transportasi laut dan udara,
untuk transportasi darat sejauh ini relatif aman."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
terkait ketersediaan bahan pokok, Gubernur menyampaikan bahwa stok beras yang dikelola Bulog di Prov NTT saat ini mencapai sekitar 17.500 ton, dan dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama kurang lebih tiga bulan ke depan.
sementara itu, berdasarkan pemantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT terhadap 17 jenis dan 26 komoditas barang kebutuhan pokok selama periode Januari–Februari 2026, ketahanan stok rata-rata masih mampu memenuhi kebutuhan selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional dengan rata-rata ketahanan sekitar dua bulan.
dari sisi harga, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan di tingkat distributor, yakni: daging sapi (2,94%) • telur ayam (45%) • bawang merah (14,28%) • cabai merah besar (33,33%) • cabai merah keriting (14,28%) • dan cabai rawit merah (8,33%).
untuk menjaga stabilitas harga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov NTT terus berkoordinasi dengan Tim Satuan Tugas Pangan (Satgas Polda NTT) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam memantau perkembangan harga selama periode hari raya.
selain isu transportasi dan ketersediaan pangan, rapat Forkopimda juga membahas langkah-langkah pencegahan konflik sosial, khususnya terkait sengketa lahan di wilayah Adonara, Kabupaten Flores Timur, serta dinamika sosial di Kabupaten Alor.
eks Legislator RI itu menekankan, pentingnya pendekatan dialog dan mediasi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan guna mencari akar persoalan serta mendorong penyelesaian yang damai.
dalam kesempatan tersebut, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menyoroti pentingnya pengawasan terhadap jalur perlintasan di wilayah perbatasan, khususnya di Wini, Motamasin, dan Oepoli, guna mencegah aktivitas lintas batas ilegal.
“Pintu masuk resmi kita hanya beberapa, sementara jalur tidak resmi cukup banyak,
Karena itu perlu pengawasan yang baik untuk mencegah perlintasan ilegal, baik orang maupun barang dari dan ke wilayah Timor Leste."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menegaskan, Forkopimda memiliki peran strategis dalam memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif selama perayaan Idul Fitri.
fokus sinergi Forkopimda diarahkan pada beberapa hal, yaitu memastikan kelancaran transportasi mudik, menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat pengawasan wilayah perbatasan, meningkatkan deteksi dini konflik sosial, serta memperkuat koordinasi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Prov NTT, Johanis Asadoma mengingatkan, pentingnya pengawasan terhadap kapasitas penumpang transportasi laut agar tidak terjadi kelebihan muatan yang dapat membahayakan keselamatan.
“Perhatikan kapasitas penumpang kapal dan jangan sampai terjadi over capacity. Ini harus diawasi secara ketat dan berlapis oleh seluruh pihak terkait."| Johni Asadoma (Wagub Prov NTT)
Wagub Prov NTT, Johni Asadoma berharap, seluruh pihak dapat memperkuat kerja sama dan sinergi guna memastikan arus mudik serta ketersediaan bahan pokok selama Idul Fitri berjalan aman dan lancar.
“Kerja sama, kolaborasi, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat."| Johni Asadoma (Wagub Prov NTT)
cukup tahu • turut hadir dalam Rakor, antara lain: Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena • Wakil Gubernur Prov NTT, Johanis Asadoma • Ketua DPRD Prov NTT, Emelia J Nomleni • Plh. Sekretaris Daerah Prov NTT, Flouri Rita Wuisan • Komandan Korem 161/Wira Sakti Kupang • Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Prov NTT • Pimpinan Instansi Vertikal • Pimpinan Perbankan • Pimpinan BUMN • dan BUMD di Prov NTT.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Transportasi, Perhubungan, Keamanan, Hukum,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Dishub Prov NTT, Humas Pemprov NTT,
| Penerbit: Kupang TIMES

