Edisi: 1.226
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - 'Prasetyo Hadi, mengatakan, pemberian gelar pahlawan nasional kepada 10 nama tersebut, untuk menghormati mereka yang telah berjasa besar kepada bangsa ini.'
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan, pemerintah akan memberikan tunjangan kepada keluarga pahlawan nasional sebesar IDR 50 Juta per-tahun.
Pemberian tunjangan tersebut, sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan nasional.
"bagian untuk menghormati, menghargai. Sehingga keluarga bisa terus membangun semangat dari para pahlawan, kami beri dukungan 50 Juta per-tahun."|Gus Ipul, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, (10/11/25)
Gus Ipul, mengatakan, tunjangan tersebut, sebagai bentuk silaturahmi kepada keluarga pahlawan.
Gua Ipul, meminta masyarakat tidak melihat jumlah bantuan yang diberikan.
"mohon jangan dilihat nilainya, tapi untuk menyambung silaturahmi."|Gus Ipul (Mensos RI)
cukup tahu • Presiden RI, Prabowo Subianto, resmi menganugerahkan 10 nama sebagai pahlawan nasional dalam Upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 10 November 2025.
Penetapan 10 nama tersebut, sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
tiga nama yang ditetapkan, antara lain: Presiden Ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), • aktivis Buruh Marsinah, • eks Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) Sarwo Edhie Wibowo.
tujuh nama lain yang ditetapkan, antara lain: Presiden Ke-2 RI Soeharto, • eks Menteri Hukum RI, Mochtar Kusumaatmadja, • Rahmah El Yunusiyyah, • Sultan Muhammad Salahuddin, • Syaikhona Muhammad Kholil, • Tuan Rondahaim Saragih, • Sultan Tidore Sultan Zainal Abidin Syah.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan, pemberian gelar pahlawan nasional kepada 10 nama tersebut, untuk menghormati para pemimpin dahulu.
mereka memiliki jasa luar biasa terhadap bangsa dan negara.
"bagaimana kami menghormati para pendahulu, terutama para pemimpin, yang apa pun sudah pasti memiliki jasa yang luar biasa terhadap bangsa dan negara."|Prasetyo (Mensestneg)
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Hukum, Sejarah,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Kemensos RI, Kemensetneg RI,
| Penerbit: Kupang TIMES
