ini TANGGAPAN Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, usai Pemkot Kupang MERAIH Penghargaan 'Cita Daerah Damai dan Inklusif 2025."

Edisi: 1.226
Halaman 4
Integritas |Independen |Kredibel

Potret: KC|Properti • Wali Kota Kupang, menerima penghargaan 'Cita Daerah Damai dan Inklusif 2025' dari Mendagri RI, Tito Karnavian, Senin, (10/11/25) 

JAKARTA, KUPANG TIMES - Kota Kupang mencatatkan Prestasi Bersejarah di Level Nasional.

Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2025, Kota Kupang meraih atau mendapat Penghargaan, 'Cita Daerah Damai dan Inklusif 2025.' 

Penghargaan tersebut, diberikan kepada Pemerintah Kota Kupang atas komitmennya dalam menciptakan iklim sosial yang toleran, rukun, dan harmonis di tengah keberagaman masyarakat.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengaku bersyukur Kota Kupang dapat menjadi salah satu penerima penghargaan 'Cita Daerah Damai dan Inklusif.' 

"Kota Kupang adalah rumah bagi semua,

Damai dan Inklusif bukan hanya Jargon, tapi Gaya Hidup masyarakat kita."|dr. Christian (Wali Kota Kupang), Selasa, (11/11/25). 

Wali Kota Kupang, dr. Christian, mengatakan, penghargaan tersebut adalah cerminan dari semangat kebersamaan seluruh warga Kota Kupang.

“Penghargaan ini menjadi semangat baru bagi kami, untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, dan memastikan setiap warga mendapatkan ruang yang sama dalam pembangunan kota."|dr. Christian (Wali Kota Kupang) 

cukup tahu • Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, menyerahkan Penghargaan tersebut kepada Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam acara Anugerah Cita Negeri 2025 yang digelar oleh Kompas TV (Studio I), Jakarta, Senin, (10/11/25) kemarin.

selain Kota Kupang, penghargaan serupa juga diterima oleh Kota Denpasar, Kota Magelang, dan Kabupaten Fakfak.

Sambutan Mendagri RI, 

Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, dalam sambutannya, mengapresiasi, peran pemerintah daerah yang terus membangun suasana damai dan inklusif di tengah keberagaman Indonesia.

“Damai artinya saling berhubungan dengan baik di tengah banyak perbedaan,

Inklusif berarti pembangunan tidak diskriminatif, tidak untuk sekelompok orang, tapi bagi semuanya."|Tito (Mendagri RI).

Tito Karnavian, mengatakan, penghargaan tersebut, bukan sekadar simbol, tetapi menjadi dorongan untuk semua daerah berlomba secara sehat membangun bangsa yang toleran dan rukun.

penghargaan yang diberikan Kompas TV memiliki nilai objektif dan kredibel, karena penilaiannya didasarkan pada data dan reputasi nyata daerah dalam membangun kohesi sosial.

Sambutan Dirut Kompas TV, 

Direktur Utama Kompas TV Rosianna Silalahi, mengatakan, penghargaan Anugerah Cita Negeri, merupakan bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang menunjukkan kepemimpinan dengan hati.

Kepala Daerah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada nilai kemanusiaan, keberlanjutan, serta inklusivitas.

Rosianna Silalahi juga menyoroti komitmen ramah lingkungan dalam setiap simbol penghargaan yang diberikan.

“Piala yang diberikan kepada para kepala daerah dibuat dari bahan daur ulang,

ini simbol bahwa; pembangunan harus berpihak pada manusia dan alam.|Rosi (Dirut Kompas TV) 

Rosi, berharap, penghargaan ini menjadi motivasi agar setiap kepala daerah terus membangun dengan semangat keberlanjutan dan tidak meninggalkan siapa pun.

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Sosial, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Kemendagri RI, Kompas TV, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®