Edisi: 1.156
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - 'dalam diskusi terbuka tersebut, para tokoh turut membicarakan berbagai isu, mulai dari pajak yang memberatkan rakyat, korupsi, perilaku pejabat, hingga kenaikan tunjangan anggota DPR-RI.'
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan sekaligus silaturahmi bersama para tokoh lintas agama, pimpinan partai politik, pimpinan serikat buruh, serta perwakilan organisasi pemuda lintas iman di Istana Negara Jakarta, pada Senin, (01/09/25)
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keterbukaan, membahas beragam aspirasi masyarakat serta komitmen bersama menjaga persatuan bangsa.
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, mengatakan, pertemuan ini sangat penting bagi pimpinan ormas dan tokoh agama untuk menyampaikan aspirasi umat kepada Presiden Prabowo.
Yahya, menegaskan, dialog yang berlangsung cukup lama tersebut memberi ruang bagi penyampaian harapan rakyat, sekaligus menunjukkan komitmen Presiden Prabowo dalam mendengar dan merespons aspirasi tersebut.
“aspirasi-aspirasi, harapan-harapan telah disampaikan kepada Presiden dalam pertemuan yang cukup panjang tadi,
Presiden juga rupanya sudah mendengar dan memahami sebagian besar dari aspirasi-aspirasi yang disampaikan itu,
bahkan beliau menunjukkan bahwa; sudah ada langkah-langkah yang telah dilakukan, bukan hanya oleh Presiden tapi juga oleh lembaga-lembaga negara yang lain seperti DPR."|Yahya (Ketum PBNU) dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan.
Yahya, mengatakan, gagasan dan komitmen Presiden RI, Prabowo Subianto, menumbuhkan optimisme di kalangan tokoh agama.
Yahya, menilai, pemaparan visi yang komprehensif itu menggugah harapan hadirin, sekaligus menegaskan perlunya langkah nyata agar masyarakat semakin tenang dan percaya pada arah kebijakan pemerintah.
“beliau menyampaikan gagasan-gagasan secara komprehensif, passion beliau terhadap bangsa dan negara, cita-cita beliau dan komitmen-komitmen beliau,
Itu semua menggugah harapan dari hadirin,
yang Kami harapkan selanjutnya adalah gestur pemenuhan keinginan rakyat itu semakin ditunjukkan lebih kuat lagi sehingga masyarakat menjadi lebih tenang."|Yahya (Ketum PBNU)
suasana kebersamaan juga ditekankan oleh tokoh lintas agama lain yang hadir.
Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Jacky Manuputty, mengatakan, pertemuan ini berlangsung dalam suasana guyub dan penuh keterbukaan.
Jacky, berharap, model pertemuan yang hangat dan egaliter tersebut dapat ditularkan hingga ke daerah-daerah untuk kembali merajut keguyuban bangsa sebagai modal persatuan.
“Kami sangat mengapresiasi undangan Presiden dan pertemuan ini berlangsung dalam suasana yang tidak formal, sangat guyub."|Jacky (Ketum PGI)
cukup tahu • dalam diskusi terbuka tersebut, para tokoh turut membicarakan berbagai isu, mulai dari pajak yang memberatkan rakyat, korupsi, perilaku pejabat, hingga kenaikan tunjangan DPR-RI.
Ketum PGI, Jacky, mengatakan, Presiden RI, Prabowo Subianto, menanggapi langsung berbagai masukan, termasuk menjanjikan komitmen memperjuangkan RUU Perampasan Aset bersama DPR-RI.
“Presiden berjanji untuk undang-undang perampasan aset, beliau akan sungguh-sungguh mengerjakan dan memperjuangkan itu bersama Dewan.. Saya kira itu."|Jacky (Ketum PGI)
cukup tahu • pertemuan dengan para tokoh lintas agama, pimpinan partai politik, pimpinan serikat buruh, serta perwakilan organisasi pemuda lintas iman, direncanakan akan digelar rutin dan disambut baik oleh para tokoh.
Para Tokoh menyatakan siap berkontribusi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, mendampingi umat menghadapi tantangan, serta mendoakan agar ikhtiar bangsa Indonesia mendapat perlindungan Tuhan.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Hukum, Sosial,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: BPMI Setpres, Kemensetneg RI,
| Penerbit: Kupang TIMES

