momen Canggung.! Presiden RI, Prabowo Subianto TANYA Buruh: "MBG Bermanfaat atau Tidak.?"

Edisi: 1.398
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: BPMI|Properti

JAKARTA, KUPANG TIMES - 'Pertanyaan Prabowo tidak dijawab satu suara oleh massa buruh.'

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menanyakan manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke massa buruh dalam perayaan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Jum'at (01/05/26). 

Prabowo menekankan pandangannya, program tersebut krusial untuk Indonesia.

Prabowo menanyakan pendapat para buruh saat berpidato dari panggung Mayday Fiesta di Monas. 

dalam momen tersebut, Prabowo menyinggung program-program sosial dari pemerintahannya. 

"Kami juga beri perlindungan sosial yang sangat besar."|Prabowo (Presiden RI) 

eks Menteri Pertahanan RI itu, mengatakan, salah satu program sosial itu adalah MBG. 

"Kami juga beri MBG.!

Saya tanya ke saudara-saudara, MBG bermanfaat atau tidak.?"|Prabowo (Presiden RI) 

Namun, pertanyaan Prabowo tidak dijawab secara kompak oleh massa buruh. 

Sebagian mengatakan setuju sementara sebagian lainnya mengatakan tidak setuju.

momen tersebut sempat canggung, KeTum Gerindra itu melanjutkan pidatonya dengan mengungkit pentingnya MBG untuk anak-anak, agar bisa mengatasi stunting. 

Prabowo menegaskan, MBG bisa membangkitkan ekonomi nasional.

"MBG itu sangat penting untuk anak-anak kita.! 

saudara-saudara sekalian, anak-anak kita banyak yang mengalami kurang gizi, badannya kecil, selnya tidak berkembang,

dengan MBG, ekonomi kita hidup di mana-mana."|Prabowo (Presiden RI) 

Prabowo mengungkapkan, dampak MBG bisa dirasakan oleh para pekerja. 

sebab, MBG menghadirkan permintaan yang stabil untuk daging, telur, susu, ikan, hingga hasil tani. 

"Ekonomi kita hidup, petani dapat penghasilan, saudara-saudara sekalian. Uang ini semua beredar.. Indonesia tambah sejahtera."|Prabowo (Presiden RI) 

cukup tahu • Pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto terus mengebut realisasi proyek MBG untuk sekitar 82 Juta penerima manfaat. 

Program tersebut adalah program unggulan Prabowo yang dijanjikan semasa Pilpres 2024.

Sejumlah ekonom mendesak pemerintah memangkas anggaran MBG. 

Pemangkasan dana MBG dianggap opsi paling mudah di tengah rencana pemerintah melakukan efisiensi anggaran kementerian/lembaga untuk menghindari risiko defisit anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN.

Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Didin Damanhuri, menyatakan anggaran MBG yang tahun ini dialokasikan IDR 335 Triliun sebaiknya fokus pada daerah stunting dan gizi buruk. 

Berdasarkan hitungannya, dengan realokasi anggaran tersebut, kemungkinan MBG hanya akan menghabiskan dana sekitar IDR 40-50 Triliun.

Jadi anggaran lainnya bisa menghindari defisit, membiayai kenaikan harga minyak, membiayai bantuan sosial dan berbagai keperluan pembangunan."|Didin (Guru Besar IPB) dalam diskusi daring, Selasa (17/03/26) lalu

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Dipo Satria Ramli menyarankan langkah serupa. 

“semua rating agency, banyak ekonom berkomentar, seharusnya potong MBG saja, itu paling gampang dan paling mudah."|Dipo (Ekonom CORE) 

Pemangkasan anggaran MBG dinilai dapat memberi sentimen positif ke pelaku pasar dan pelaku ekonomi bahwa; pemerintah memahami masalah fiskal saat ini. 

Lembaga pemeringkat global, Fitch Ratings sebelumnya menyoroti program MBG yang dinilai berisiko menyebabkan realisasi belanja APBN membengkak dari target yang ditetapkan.

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, Ekonomi, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Setpres, CORE, IPB, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®